banner 740x400

banner 740x400

55 WNA Asal Vietnam “DI DEPORTASI DARI ANAMBAS”

55 WNA Asal Vietnam “DI DEPORTASI DARI ANAMBAS”
Para ABK pelaku illegal fishing asal Vietnam yang akan di deportasi melalui Batam. (Foto : Rohadi)
– 34 Sisanya Masih di Satwas SDKP Antang.

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — Sebanyak 55 WNA asal Vietnam di deportasi dari Anambas, menuju Batam yang dikawal Lanal Tarempa, Imigrasi Kelas III Tarempa, dan Satwas SDKP Antang. Sementara sisa tahanan lagi, 34 orang, yakni 31 warga vietnam dan 3 (tiga) warga Malaysia, masih di Satwas SDKP Antang, pada Rabu, (07/06/2017).

“Pelaksanaan deportasi dari Pelabuhan Antang menuju Batam itu menggunakan 2 (du) Kapal Pengawas Perikanan Kasatker PSDKP, 2 (dua) Personel TNI AL (Lanal Tarempa), 2 (dua) Personel Imigrasi Kelas III Tarempa. Sedangkan Kapal Paus 01, dengan Nomor lambung 4202, membawa tahanan berjumlah 33 Orang dan Kapal Hiu Macan 05, Nomor lambung 3605, Membawa 22 Orang tahanan,” ungkap Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P), Johan Wahyudi.

Kepala Satwas SDKP Antang, Asep, mengungkapkan pelaksanaan deportasi menggunakan kapal pengawas, karena tidak ada kapal Pelni pada tanggal deportasi yang ditetapkan, dan sebab-sebab lain.

“Berdasarkan surat undangan tanggal 06 juni 2017 yang telah ditetapkan dari KKP (Kementrian Kelautan dan Perikanan), perihal percepatan pemulangan awak kapal Non justisia WN Viatnam, tidak ada kapal Pelni. Jika adapun takut terganggu penumpang kapal, sementara pemulangan melalui pelabuhan di Batam, sudah dijemput oleh pihak Kedutaan Vietnam sendiri,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan Asep, undangan yang ikut menyaksikan pemulangan para tahan tersebut, antara lain dari KKP yaitu Sekjen, Inspektus jenderal, Dirjen Pengelolaan Ruangan Laut , Dirjen Perikanan Tangkap, Dirjen Perikanan Budidaya, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikan, Kepala BRSDMKP, Kepala BKIPM, Sekretaris Dirjen PSDKP, Ditjen PSDKP, Direktur Pengawasan Pengelolaan SDP, Direktor Pengawasan Pengelolaan SDK, Kabiro Kerja sama dan Humas, Kabiro Hukum dan Organisasi, Ka Stasiun Karantina Ikan Kelas l Batam.

Dari instansi Pemprov Kepri, diantaranya, Gubenur Kepri, Walikota Batam, Dirpolair Polda Kepri, Kepala DKP Kepri, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian Dan Kehutanan Kota Batam, dan Kepala Kantor Pelabuhan Laut Batam.

Semntara, Dari Satgas 115, yaitu Kepala Pelaksana Harian, Koordinator Staf Ahli, Direktur Oprasi, dan Direktur Yustisi.

Kemudian dari TNI AL, yaitu Panglima Komando Armada RI Barat, Danlantamal lV Tanjungpinang, Danlantamal Xll Pontianak, DanBatalyon Infantry 10/Marinir Batam, Danlanal Ranai, Danlanal Tarempa, dan Danlanal Batam.

Kemudian dari Institusi peradilan, diantaranya Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Ketua Pengadilan Negeri Batam, Ketua Pengadilan Pontianak, dan Ketua Pengadilan Ranai, Jampidum Kejagung RI, Kajati Kepri, Kajari Batam, Kajari Ranai, Kajari Pontianak dan Kacabjari Tarempa.

Selain itu dari Dirjen Keimigrasian, Kemenkumham RI, Direktur pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Dijen Imigrasi kemenkumham RI, Kakanwil Kemenkumham Kepri, Kakanwil Kemenkumham Kalimantan Barat, Kepala Imigrasi kelas l khusus Batam, Kepala Imigrasi kelas ll Ranai, Kepala Imigrasi kelas lll Tarempa.

Selanjutnya Kepala Bakamla RI, Direktur Hukum, Deputi Bidang Inhuker, Kepala Kantor Kamla Zona Barat, Batam. (SK-Rd)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan