banner 740x400

banner 740x400

6 Desa di Kecamatan Siantan Tengah “BUTUH DOKTER”

6 Desa di Kecamatan Siantan Tengah “BUTUH DOKTER”
Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra, saat Safarai Ramadhan di Masjid Nurul Huda, Desa Lidi. (Foto : Rohadi)
– Pembangunan Juga Terkesan “LAMBAN”.

SIJORIKEPRI,COM, ANAMBAS — Sebanyak 6 (enam) Desa di wilayah Kecamatan Siantan Tengah, KKA (Kabupaten Kepulauan Anambas), benar-banar membutuhkan dokter yang senantiasa mendampingi masyarakat.

Hal ini diungkapkan Camat Siantan Tengah, Eri, pada saat Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra, melakukan Safarai Ramadhan di Desa Lidi, dengan mengatakan masyarakat di 6 (enam) Desa tersebut mengeluhkan karena tidak adanya dokter, yang sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Sangat lama sekali, dokter di tempat kami sudah tidak ada lagi. Kalau bisa, dokter di Siantan tengah tetap ada bertugas di Kecamatan kami,” ungkapnya, Rabu, (14/06/2017), di Masjid Nurul Huda.

Menyikapi pernyataan Camat Eri, Wan Zuhendra yang mewakili Bupati Anambas yang masih berada di Jakarta, mengatakan, akan menyampaikan hal itu kepada Dinas Kesehatan.

“Saat ini dari Dinas Kesehatan tidak hadir. Nanti saya tanyakan,” ujarnya.

Pada Safari Ramadhan itu, Wah Zuhendra menyerahan bantuan tunai dan 3 buah kipas angin kepada pengrus Masjid Nurul Huda dan penyaluran Zakat dari BAZ (Badan Amil Zakat) Nasional KKA, kepada 10 orang yang mewakili 32 orang penerima, serta kepada pengurus Masjid Desa Lidi.

Di tempat yang sama, beberapa warga mengatakan, pembangunan infrasruktur, dan kesehatan, pendidikan tentunya jadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah kita.

Salah satu diantaranya, Sam (36) berharap kepada pemerintah dan wakil rakyat DPRD, harus buka mata untuk memperhatikan daerahnya, dikarenakan sampai saat ini Desa Lidi boleh dikatakan belum terasa dampak pembangunan, dan terkesan lamban.

Sam juga berharap, agar dari Kecamatan Siantan Tengah bisa mudah terhubung ke Desa Lidi, dengan cara adanya bangunan infrastruktur, seperti jembatan, agar ekonomi masyarakat juga bisa berkembang dan anak-anak sekolah tidak lagi menggunakan Jongkong/Kolek.

“Dan yang paling penting adalah membawa orang sakit, tidak perlu lagi menggunakan Pompong, tapi langsung aja pakai mobil Ambulan,” ujarnya.

Turut hadi saat safari Ramadhan itu, diantaranya, romboongan Kecamatan, rombongan Baznas, Juga Istri Bupati dan Istri Wabup. (SK-Rd)

 

Tags: , , , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan