banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

6 Tahanan Kejari Natuna “LARIKAN DIRI”

6 Tahanan Kejari Natuna “LARIKAN DIRI”
6 Tahanan Kejari Natuna yang melarikan diri. (Foto : Ist)


6 Tahanan Kejari Natuna “LARIKAN DIRI”
– Ini Nama-Namanya.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Natuna, Juli Isnur, mengaku sebanyak 6 (enam) orang terdakwa Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam dengan dakwaan illegal fishing, melarikan diri dari pengawasan Kejari Natuna, Jumat, (15/06/2018) Sore.

Keseluruhan terdakwa asing dengan kasus illegal fishing itu ditampung di komplek Kantor Kejari Natuna. Mereka dikontrol secara berkala setiap hari oleh petugas Kejari.

“Hilangnya tahanan dari pengawasan Kejari Natuna, terungkap setelah melakukan apel sore habis Maghrib, setelah diadakan pengecekan ternyata 6 orang dari mereka hilang,” ujar Kajari, melalui ponselnya, seperti dilansir medako.co.id.

Tim keamanan Kejari Natuna, Anton, menjelaskan kronologis menghilangnya terdakwa dari pengawasan Kejari Natuna. Jumat sore mereka melaksanakan dua kali apel. Apel pertama dilaksanakan pukul 17.00.WIB, dan apel kedua pada pukul 18.30.WIB dengan dikomandoi 6 orang petugas kejaksaan.

“Sesuai jadwal, kita melaksanakan apel kedua setiap kalinya pada pukul 20.00.WIB tapi karena hujan lebat apelnya dipercepat. Pada apel kedua ini kami cek ternyata 6 orang dari 42 tahanan tidak ada,” terang Anton.

“Saat ini kita sedang melakukan pencarian, berkoordinasi dengan instansi terkait, yakni minta dukungan dari Lanal Ranai, Polres, dan Satpol PP Natuna, dengan harapan bisa menemukan tahanan yang kabur,” jelasnya.

Tim Keamanan Kejari Natuna yang dibantu beberapa personil TNI AL, Polres Natuna, dan Satpol PP Natuna, langsung melakukan upaya pencarian ke sejumlah titik.

“Kita sedang melakukan pencarian. Kita sudah melakukan pengecekan ke Rudenim, hotel-hotel, pelabuhan-pelabuhan dan tempat-tempat hiburan malam yang ada di Ranai. Saat ini tim lagi menyisir gang-gang dan pinggir pantai yang ada di Ranai. Dan kita akan terus mencari,” pungkas Anton.

Enam orang terdakwa yang menghilang itu diketahui bernama Hoa, Khanh, Vuong, Tuan, Khaoi dan Cuc.

Sementara, Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K, telah memerintahkan jajarannya untuk membantu pihak Kajari Natuna melakukan pencarian terhadap 6 (enam) orang tahanan Warga Asing kasus illegal fishing yang hilang.

“Kepada jajaran Res Natuna, terutama para Kasat, Kapolsek dan Bhabinkamtbmas. Agar back up Kejaksaan untuk mencari pelaku illegal Fishing yang melarikan diri. Perketat pelabuhan, koordinasikan dengan aparat desa dan pemilik pompong untuk bekerja sama, berikan info terkini, larinya tahanan pelaku illegal fishing dan laporkan perkembanganya,” ujar Kapolres, melalui Group WA Natuna Terkini.

Hal yang sama juga dilakukan Kasatpol PP Natuna, Dodi Nuryadi, mengaku telah mengerahkan beberapa personilnya untuk membantu pencarian tahanan pelaku illegal fishing yang kabur dari tahanan Kejaksaan Natuna, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil. (nard)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan