banner 740x400

banner 740x400

ABK Kapal MV Putri Anggreni 05 Diamankan

ABK Kapal MV Putri Anggreni 05 Diamankan
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Bernhard Siberani, didampingi Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, saat menyampaikan keterangan pers. (Foto : Taufik)


ABK Kapal MV Putri Anggreni 05 Diamankan
– Kedapatan Bawa Sabu dan Ekstasi.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Anak Buah Kapal (ABK) MV Putri Anggreni 05 , rute pelabuhan Putri Harbour, Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun, Indonesia, berinisial FT, tidak bisa berkutik, ketika aparat gabungan Bea dan Cukai KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun dan Polres Karimun, menangkapnya, Kamis, (17/10/2019), sekira pukul pukul 09.15 WIB.

FT terbukti membawa sabu dan pil Ekstasi. Hasil penggeledahan, dari dalam saku celana FT, berhasil diamankan 5 (lima) butir pil diduga ekstasi jenis happy five. Di saku pelaku, aparat juga menemukan dua pil sejenis yang diduga ekstasi.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan FT, petugas melanjutkan pemeriksaan di kamar mesin. Di kamar mesin tersebut ditemukan berupa 1(satu) kotak hitam dengan isi pil diduga happy five di dalam loker FT dan 1 (satu) bungkus plastik warna hijau yang didalamnya berisi 1( satu) kotak dengan isi berupa serbuk kristal diduga sabu dan pil diduga ekstasi dibawah lantai kamar mesin.

Dalam keterangan pers, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Bernhard Siberani, didampingi Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto SH SIK MH, membenarkan penangkapan ini.

”Keberhasilan ini berkat sinergi Bea Cukai Tanjung Balai Karimun dengan Polres Karimun dalam penggagalan penyeludupan narkotika dan pengungkapan jaringan internasional,” ujar Bernhard Siberani, di Rupatama Polres Karimun, Rabu, (23/10/2019).

Penangkapan FT ini berawal informasi seseorang. Hasil pengembangan tangkapan narkotika sebelumnya oleh Polres Karimun. Kemudian petugas gabungan melakukan targeting terhadap penumpang dan awak kapal MV. Putri Anggreni 05, dan melakukan pemeriksaan badan secara mendalam terhadap awak kapal MV. Putri Anggreni 05 yang ditarget.

“Hasil pemeriksaan badan tersebut, petugas gabungan mendapatkan 5 (lima) butir pil diduga ekstasi dan 2 (dua) butir diduga happy five dari saku celana FT,” sambungnya.

Kemudian, Petugas gabungan membawa FT beserta barang bukti ke KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut dengan dilakukan uji narcotest didapati benar, bahwa barang tersebut adalah benar narkotika jenis sabu (methampethamine), pil ekstasi (MDMA) dan pil happy five (erimin).

Dan berdasarkan pengakuan dari FT, barang tersebut diperoleh dari sebuah kapal pompong dengan cara dilemparkan ke dalam kapal MV. Putri Anggreni 05 pada sekira pukul 03.00 waktu Malaysia, pada saat berlabuh di perairan Putri Harbour, Malaysia.

Barang tersebut rencananya akan diterima oleh saudara berinisial A, di daerah Coastal Area dan sebagian untuk pemakaian pribadi. Setelah dilakukan penimbangan dan pencacahan, diketahui bahwa berat barang berupa serbuk kristal putih diduga Sabu tersebut adalah lebih kurang 299 (dua ratus sembilan puluh sembilan) gram, pil warna hijau diduga ekstasi sebanyak 274 (dua ratus tujuh puluh empat) butir, pil warna orange diduga ekstasi sebanyak 5 (lima) butir, Pil diduga Happy Five merk Erimin 5 sebanyak 20 papan dan 10 butir dan 2 (dua) butir.

Atas perbuatan FT tersebut, diduga telah melanggar pasal 102 hurup e undang-undang no 17 tahun 2006 tentang perubahan atas undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan, yaitu menyembunyikan barang impor berupa sabu secara melawan hukum (penyelundupan) di Pelabuhan Ferry Internasional Tanjung Balai Karimun dan / atau mengimpor narkotika sebagai mana dimaksud pasal 113 ayat (1) undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Atas penegahan narkotika ini, kasusnya telah dilimpahkan kepada Polres Karimun untuk dilakukan proses penyidikan.

“Selanjutnya, kerjasama gabungan dilakukan pada hari Jumat tanggal 18 Oktober 2 019 pada pukul 11.15 WIB petugas Bea dan Cukai melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana narkotika yang datang dari Pelabuhan Putri Harbour Malaysia, tujuan Pelabuhan Ferry Internasional Tanjung Balai Karimun dengan mengunakan kapal MV. Tobindo Line 09,” ujar Bernhard.

Penangkapan tersebut, lanjutnya, dilakukan di Pelabuhan Ferry Internasional Tanjung Balai Karimun, sesuai dengan identitas yang ada pada Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Mabes Polri dengan inisial ACY.

“Atas penangkapan ini, berdasarkan DPO tindak pidana narkotika tersebut telah diserahkan kepada kepala Unit penyidik II Resnarkoba Polres Karimun untuk dilakukan tindak lanjut,” papar Bernhard.

Turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut, Waka Polres Karimun, Kasat Narkoba Polres Karimun dan Personil KPPBC TBK. (Wak Fik)

Click to rate this post!

[Total: 10 Average: 4.9]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan