banner 740x400

banner 740x400

Aparat Amankan Aksi Teroris

Aparat Amankan Aksi Teroris
Para tersangka aksi teroris yang berhasil diamankan Mabes Polri. (Foto : Humas Polda Kepri)


Aparat Amankan Aksi Teroris

SIJORIKEPRI.COM, JAKARTA — Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo M.Hum M.Si M.M, dalam keterangan pers mengatakan, perkembangan beberapa wilayah yang berhasil dilakukan penegakan hukum atau preventif strike oleh Densus 88 dan Polda jajaran, menyimpulkan terdapat beberapa tersangka yang dihadirkan dan barang bukti dari hasil penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan oleh jajaran Densus 88.

Barang-barang ini cukup beragam, mulai senjata tajam berbagai macam jenis yang kita tunjukan, kemudian replika senjata dan airsoft gun yang sangat berbahaya, kemudian ada bahan-bahan atau senyawa-senyawa yang bisa digunakan untuk merakit bom, bahan TATP, maupun jenis bahan-bahan kimia yang memiliki high eksplosif.

”Saya perlu tegaskan lagi upaya yang dilakukan oleh Densus 88 di beberapa wilayah khususnya di luar Jakarta, tidak ada kaitannya dengan upaya-upaya untuk mengganggu proses pelantikan presiden dan wakil presiden. Ini tidak ada kaitannya, penegakan hukum yang dilakukan murni yang sesuai dengan fakta hukum dan hasil pemeriksaan tersangka yang sudah dilakukan penangkapan terdahulu,” kata Dedi Prasetyo, Kamis, (17/10/2019).

Karena ada indikasi bahwa pelaku-pelaku ini akan melakukan rencana aksi terorisme di beberapa wilayah. Jaringan terdiri dari beberapa JAD dari Bandung, Bekasi, Cirebon, Jakarta yang memiliki koneksi langsung ke Cirebon, Lampung, Jawa Tengah dan MIT.

Penangkapan di Jawa Timur bukan bagian dari JAD, Ia terpapar ISIS tapi dia memiliki virtual yang terstruktur di media sosial, master mindnya pimpinan virtual yang struktur di media sosial adalah yang ditangkap di Jambi yang mengendalikan berbagai macam kelompok-kelompok JAD yang tadi sebutkan.

”Hingga kini sudah ada 40 orang terduga tindak pidana terorisme, sesuai dengan Undang-undang 5 tahun 2018. Dari 40 yang dilakukan penegakan hukum dari tanggal 10 sampai tanggal 17 Oktober 2019, ada 36 tambahan ada 4 orang yang berhasil diamankan,” ungkapnya.

Bandung, ada 1 tersangka yang berhasil ditangkap atas nama OA. Ini tergabung di dalam dia di Cirebon, meskipun penangkapan di wilayah Bandung. OA sama dengan JAD Cirebon sudah merakit bom dan mempersiapkan rencana aksi terorismenya untuk menyerang Mako Polri, tempat ibadah, dan juga menyerang anggota Polri yang bertugas. Seperti kejadian penembakan anggota Polri yang ada di jalan tol beberapa waktu yang lalu. 2 dan 3 Cirebon, 2 orang atas nama W dan A, masuk ke dalam JAD Cirebon.

Perannya yang sama, yaitu merencanakan bombing atau aksi serangan teror di Mako Polisi, tempat ibadah dan menyerang anggota Polri yang sedang bertugas.

AAS alias Aulia alias Gondrong, tersangka tersebut masuk ke dalam kelompok JAD Bekasi. Peran yang bersangkutan terlibat dalam kelompok Abu Zee, mempersiapkan penyerangan aksi terorisme yang berupa pengeboman dengan sasaran adalah Mako Polri dan anggota yang bertugas.

Barang buktinya yang berhasil diamankan, khusus untuk tersangka A alias Ali alias Gondrong, antara lain Bahan peledak, Switching Bom sebayak 8, Alat komunikasi, Baut, Paku-paku, Kartu identitas dan Buku-buku.

Densus 88 terus bekerja keras melakukan upaya preventif strike atau pencegahan terhadap kelompok-kelompok JAD di beberapa wilayah yang akan melakukan rencana aksi terorisme. Sebagian barang bukti masih berada di uji di laboratorium forensik dan masih ada di lapangan.

Barang bukti, AAS alias Adi alias Ali adalah 3 pucuk senjata airsoftgun laras panjang besar peredamnya, 2 pucuk senjata airsoftgun, 12 botol berisi Gotri, Tabung airsoft gun, 146 tabung airsoftgun dan tabung berwarna kuning yang fungsinya adalah untuk isi ulang.

”Senjata yang digunakan sangat berbahaya dan nyata, biasanya di daerah Sumatera dan Kalimantan digunakan untuk berburu babi dan babi pun bisa mati, apa lagi digunakan untuk manusia yang bisa sangat fatal akibatnya,” katanya. (Wak Ran/R)

Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo M.Hum M.Si MM, memperlihatkan barang bukti yang diamankan Mabes Polri. (Foto : Humas Polda Kepri)

Click to rate this post!

[Total: 1 Average: 5]

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan