banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Bangun Sektor Wisata, Dispar Kepri Libatkan Ratusan Masyarakat Natuna

Bangun Sektor Wisata, Dispar Kepri Libatkan Ratusan Masyarakat Natuna
Sekda Natuna Wan Siswandi, Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Boeralimar, Kadis Pariwisata Natuna, Hardinansyah Razani, para Narasumber, para peserta dan tamu undangan. (Foto : Ist)


Bangun Sektor Wisata, Dispar Kepri Libatkan Ratusan Masyarakat Natuna

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menggelar acara pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pariwisata Provinsi Kepri, di Kabupaten Natuna.

Pelatihan tersebut, diadakan di Aula Natuna Hotel, Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, pada Selasa, (12/03/2019) siang.

Dalam hal ini, Pemprov Kepri melibatkan ratusan masyarakat Natuna, sebagai peserta dalam kegiatan tersebut. Dari mulai Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Generasi Pesona Indonesia (GenPI), Generasi Millenial, Kalangan Pengusaha, Komunitas Penggiat Pariwisata serta Mahasiswa.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Boeralimar, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar di Natuna, karena Natuna berpotensi menjadi tujuan wisata alam yang sangat mempesona.

Dikatakannya, wisata alam Natuna bisa bersaing dengan wisata lain di Indonesia, seperti wisata yang ada di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, yang selama ini telah dikenal seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia.

“Kalau di Raja Ampat cuma ada gugusan pulau dan laut untuk wisatawan menyelam. Namun Natuna punya alam bawah laut yang indah, pulau, pantai, gunung dan banyak batu-batu besar yang sangat indah, bahkan Natuna saat ini telah ditetapkan sebagai daerah Geopark Nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Boeralimar menjelaskan, bahwa ada hal penting yang perlu diperhatikan dalam membangun sektor pariwisata. Dimana pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama melakukan pengembangan melalui Destinasi, promosi dan pemasaran, industri dan kelembagaan, serta sumber daya manusia (SDM).

“Natuna ini tidak perlu bangun wisata yang megah dan mewah, cukup dipoles sedikit saja alamnya yang ada. Karena banyak wisatawan dari Eropa yang lebih suka dengan wisata alam yang alami, seperti yang ada di Natuna,” katanya.

Ia pun menyarankan kepada seluruh pengembang wisata di Natuna, agar tidak perlu membangun hotel yang mewah, untuk melayani para wisatawan mancanegara. Namun cukup dengan membangun home stay, yang menonjolkan kearifan lokal daerah tersebut.

“Selain itu, juga harus ada atraksi budaya, atraksi alam, serta atraksi buatan. Ini untuk memunculkan karakteristik dari daerah tersebut,” sarannya.

Sementara itu, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, melalui Sekda Natuna Wan Siswandi, mengucapkan terimakasih kepada Disparprov Kepri, yang telah menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Pariwisata di Natuna. Ia berharap, kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan sektor pariwisata di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah.

“Pariwisata ini kebetulan merupakan salah satu dari lima percepatan pembangunan Natuna, yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Kami pun akan mencoba untuk bersinergi dengan Pemprov Kepri, serta Pemerintah Pusat, terkait masalah pengembangan pariwisata,” ungkap Wan Siswandi, dalam sambutannya.

Meski belum terlalu dikenal oleh banyak orang di Indonesia, namun Wan Siswandi mengakui adanya peningkatan pembangunan sektor pariwisata di Natuna. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tempat-tempat wisata di Natuna, yang mulai dikelola oleh para pengembang.

“Contohnya di Jelita Sejuba itu, dulu tempat tersebut terkenal sangat angker. Namun setelah dibangun, justru tempat tersebut saat ini menjadi tujuan wisata bagi masyarakat Natuna. Ini menunjukkan adanya kemajuan di sektor pariwisata,” kata Wan Siswandi.

Mantan Kadishub Natuna itu meminta, agar seluruh masyarakat Natuna bisa well come dengan para wisatawan yangb datang dari luar daerah maupun luar negeri. Hal ini supaya para wisatawan bisa betah tinggal berlama-lama di Natuna, dengan keramahan yang disuguhkan oleh masyarakat.

“Bahkan kalau bisa, orang-orang bule yang datang ke Natuna pakai kapal itu, tidak lagi tidur di kapal mereka, tapi tidur di rumah warga,” pungkas Wan Siswandi, seraya membuka resmi kegiatan tersebut.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Natuna, Hardinansyah Razani, para Narasumber, Peserta dan tamu undangan lainnya. (nard/tim)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan