banner 740x400

banner 740x400

BB Sabu 1.041 Gram, Yang Dimusnahkan Hanya 982 Gram

BB Sabu 1.041 Gram, Yang Dimusnahkan Hanya 982 Gram
Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan pemusnahkan Barang Bukti (BB) Narkotika jenis sabu sebanyak 982 Gram. (Foto : Humas Polda Kepri)


BB Sabu 1.041 Gram, Yang Dimusnahkan Hanya 982 Gram

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan pemusnahkan Barang Bukti (BB) Narkotika jenis sabu sebanyak 982 Gram. Sementara, jumlah sabu yang ditangkap sebanyak 1.041 Gram.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs S Erlangga dalam keterangan pers mengatakan, jumlahnya dikurangi, untuk pemeriksaan Labfor Polri cabang Medan. Jumlahnya seberat 32 gram. Kemudian dikembalikan dari Labfor cabang Medan dengan sisa total 30 gram. Barang bukti yang dijadikan pembuktian di persidangan seberat 2 gram ditambah sisa dari labfor medan menjadi seberat 32 gram.

”Jadi, barang bukti sabu yang dimusnahkan seberat 982 gram,” jelas Erlangga, Rabu, (13/11/2019).

Prosesi pemusnahan barang bukti sabu ini dihadiri Wadir Resnarkoba Polda Kepri AKBP S.O.M. Pardede SIK, perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno, Perwakilan Itwasda Polda Kepri, LSM Granat dan pengacara.

Kronologis penangkapan tersangka, berawal dari Laporan masyarakat, selanjutnya tim pada (20/10/2019) pukul 16.40 WIB melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki Inisial MH di rumahnya yang beralamat di Teluk Mata Ikan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Setelah dilakukan penggeledahan badan dan rumah, tersangka didapatkan satu bungkus plastik yang berisikan kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

Saat dilakukan Interogasi terhadap inisial MH, mengatakan bahwa, ianya diarahkan oleh Inisial AW (Napi kasus narkotika, yang ditahan di Lapas Narkotika kelas IIA Tanjungpinang). MH diarahkan untuk membeli Speed Boat beserta mesinnya untuk membawa narkotika tersebut dari Batam ke Tembilahan-Riau bersama dengan dua orang temannya inisial WH dan AG (yang saat ini masih dalam status Daftar Pencarian Orang). Inisial MH sendiri dijanjikan upah oleh AW sebesar Rp. 20.000.000,-.

Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman Hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling laam 20 tahun.

“Dengan meningkatnya hasil penindakkan terhadap Narkotika selama tahun 2019, memberikan keprihatinan kita bersama, mari kita jadikan Narkotika musuh bersama,” tutup Erlangga. (Wak Rans/R)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan