banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

BC Karimun Amankan “420 BOTOL dan 60 CASE MIRAS ILEGAL”

BC Karimun Amankan “420 BOTOL dan 60 CASE MIRAS ILEGAL”
Sebanyak 420 botol dan 60 case merk Carlsberg, serta 505 karung pakaian bekas, berhasil diamankan KPPBC tipe-B TBK. (Foto : Taufik)
– Serta 505 Karung Pakaian Bekas.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe-B TBK, gelar press realease hasil Tim P2 KPPBC TMP B Tanjung Balai Karimun tentang penegahan dan penindakan sebanyak 420 botol dan 60 case merk Carlsberg, serta 505 karung pakaian bekas, di Aula Kantor KPPBC Tanjung Balai Karimun, Rabu, (21/03/2018).

Kepala KPPBC Tanjung Balai Karimun, yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pabean, Sahrul Bastian, membeberkan kejadian pada hari Senin, (12/03/2018) dilokasi perairan Kolong, tim P2 KPPBC TMP B TBK melakukan penegahan dan penindakan terhadap barang kena cukai berupa 144 botol whisky  MMEA golongan B merk  (Columbus), 96 botol Vodka (Columbus),120 botol merk MC donald, 60 botol merk topi miring dan 60 case MMEA golongan A merk Carlsberg.

Lanjutnya, pelaku melanggar UU No 39 tahun 2007 perubahan UU No 11 tahun 1995, tentang cukai pasal 66 ayat 1 Jo PP no10 tahun 2012, tentang perlakuan kepabeanan, perpajakan dan cukai, serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari, serta berada dikawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas, dan pasal 17 ayat (3).

“Peredaran barang-barang ilegal tersebut dipasar bebas akan berakibat timbulnya kerugian baik secara materil maupun immateriil,” ujarnya

Secara materiil, tambahnya, peredaran barang ilegal akan mengganggu potensi penerimaan dari sektor cukai yang dibebaskan. Adapun secara immateriil, kerugian yang ditimbulkan antara lain berupa terganggunya moral dan kesehatan masyarakat serta terjadinya kerusakan lingkungan.

“Perkiraan nilai barang Rp 13.080.000, dan potensi kerugian negara Rp 7.920.000. Sementara (2) dua tersangka, sekarang ada di rutan Tanjung Balai Karimun,” tambahnya.

Kemudian, imbuhnya, penegahan kedua pada hari Rabu (14/03/2018), sekira pukul 01.00 WIB, dilokasi perairan Puakang, Tim P2 KPPBC TMP B TBK melakukan penegahan dan penindakan terhadap barang larangan/pembatasan berupa 505 karung yang diduga pakaian bekas, ke dalam daerah pabean yang dibawa oleh kapal KM Arifin  jaya.

Diduga terjadi pelanggaran terhadap pasal 102 huruf a Jo pasal 103 huruf d undang-undang republik Indonesia nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 17 tahun 2006.

“Secara materiil, peredaran barang ilegal akan berpotensi mengganggu perindustrian tekstil dalam negeri. Adapun secara immateriil, kerugian yang ditimbulkan antara lain berupa terganggunya kesehatan masyarakat,” pungksnya.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Lanal TBK, Kodim 0317 TBK, KSOP, Polres Karimun. (fik)

Pakaian bekas hasil tangkapan KPPBC tipe-B TBK

Tags:
banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan