banner 740x400

banner 740x400

Bejat, Ayah Kandung Perkosa Dua Anaknya Yang Masih Dibawah Umur

Bejat, Ayah Kandung Perkosa Dua Anaknya Yang Masih Dibawah Umur
Ayah kandung pemerkosaan dua anaknya yang masih dibawah umur, saat diamankan di Mapolsek Gunung Kijang. (Foto : Ist)


Bejat, Ayah Kandung Perkosa Dua Anaknya Yang Masih Dibawah Umur

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Entah setan apa yang merasuki pikiran pria berinisial J (40), warga Gunung Kijang. Ia tega memperkosa dua anak kandungnya yang masih dibawah umur, sebut saja namanya Mawar (9) dan Melati (10).

Aksi bejat pelaku dilakukan sebanyak 3 kali secara bergantian. Terjadi sekitar Agustus hingga Oktober 2019. Kini, pelaku telah ditangkap polisi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Bintan melalui Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang P Silalahi, diminta keterangan membenarkan kejadian ini. Monang mengatakan, pihak yang melaporkan aksi bejat J adalah ibu kandung korban yang tidak lain isteri pelaku, berinisial W.

”Ibu kandung korban melaporkan J ke Mapolsek Gunung Kijang, Jumat, (15/11/2019) siang. Ia tidak terima dua anaknya menjadi pelampias nafsu bejat suaminya. Kini, pelaku telah kita tahan,” kata Monang.

Terungkapnya kejadian memalukan ini, berawal pengakuan korban Mawar (10) kepada W, ibu kandungnya. Kebetulan, sebelum Mawar berterus terang, terjadi pertengkaran pelaku dengan W.

Sebagai isteri, W mendesak agar pelaku memberi nafkah ekonomi secara memadai. Selama ini, nafkah tersebut sangat kurang diberikan. Bahkan, sering mereka kekurangan dalam pemenuhan ekonomi sehari-hari. Pertengkaran sengitpun terjadi antara W dan suaminya.

Pertengkaran ini, ikut didengar oleh Mawar dan Melati. Mawar pun akhirnya ikut membela sang ibu. Ia lantas buka suara atas kebejatan J, yang dilakukan pada dirinya dan Melati. Sebelum rahasia ini ia utarakan, sempat ia bertanya pada sang ibu, bahwa jika ia buka mulut, tidak akan ditangkap polisi.

”Rupanya, sebelum pelaku menodai anaknya, ia mengancam jika melaporkan kejadian ini, korban akan ditangkap. Makanya, korban takut buka suara. Dan akhirnya, korban berani buka suara ke ibunya,” kata Monang.

Mendengar kepolosan aduan anaknya yang masih dibawah umur ini, ibunya langsung naik pitam. Wanita tersebut juga langsung bertanya pada Melati, yang juga jadi korban biadab suaminya.

Amarah W kian menjadi, ketika mendengar pengakuan Melati, mengatakan bagian kemaluannya pernah sakit akibat digerayangi pelaku. Terungkaplah kejadian tragis ini. Dan akhirnya, wanita tersebut melaporkan suaminya ke Mapolsek Gunung Kijang, dengan delik aduan pemerkosaan.

”Pelaku sudah kita amankan di Polsek Gunung Kijang, atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 82 ayat 2 junto pasal 76 E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2019 tentang perubahan atas UU RI NO 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dikenakan pasal 65 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutupnya. (Obet)

Click to rate this post!

[Total: 9 Average: 3.7]

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

banner 728x90

 

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan