banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Bejat, Siswi SMP Digauli 15 Orang Hingga Hamil

Bejat, Siswi SMP Digauli 15 Orang Hingga Hamil
Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, memperlihatkan barang bukti, saat menggelar Konferensi Pers pengungkapan pencabulan anak dibawah umur. (Foto : Bernard Simatupang)


Bejat, Siswi SMP Digauli 15 Orang Hingga Hamil
– Pelaku Melakukan Beberapa Kali.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Entah setan apa yang merasuki pikiran 15 anak muda di Kecamatan Midai. Mereka nekad menggauli siswa salah satu SMP, sebut saja namanya Mawar (14), hingga hamil.

Bejatnya, ada beberapa pelaku yang menggauli Mawar hingga beberapa kali. Akhirnya, korban mengadu ke orang tuanya. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Mawar positip hamil. Lantas, orang tua Mawar melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Mapolsek Midai.

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, saat menggelar Konferensi Pers pengungkapan pencabulan anak dibawah umur ini, Selasa, (17/9/2019) siang, mengatakan, kejadian tersebut terungkap ketika korban Mawar, mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya hamil. Mendengar pengakuan anaknya, orang tuanya langsung membawa anaknya ke Puskesmas untuk diperiksa.

“Benar, bahwa anaknya sedang hamil. Kemudian orang tuanya melaporkan kejadian ini ke Polsek Midai untuk dilakukan penyelidikan dan meminta pertanggungjawaban terhadap sejumlah pelaku bejat yang telah menodai anaknya,” ujar Nugroho.

Dari hasil penyelidikan, Polsek Midai berhasil mengamankan 15 orang pelaku, 5 (lima) orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah berada di Polres Natuna.

“Kelima pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut berinisial WA, IA, MR, RS, dan DA. Dua diantaranya masih dibawah umur. Dari sisa pelaku lainnya akan terus diadakan pengembangan, karena tidak tertutup kemungkinan akan menjadi tersangka,” paparnya.

Kini 5 (lima) orang yang sudah dijadikan tersangka tersebut, harus tidur dibalik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan asusila yang dilakukannya terhadap gadis dibawah umur hingga hamil 19 minggu.

”Masing-masing pelaku diduga telah berkali-kali melakukan pencabulan ini terhadap korban, karena peristiwa ini sudah berlangsung lama, yaitu mulai dari tahun 2018 yang lalu,” ujarnya.

Sesuai dengan pengakuan tersangka, dan hasil visum dokter, kondisi korban saat ini sedang hamil 19 minggu.

Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama ini harus kehilangan masa depanya, akibat perbuatan para pelaku bejat tak bermoral tersebut.

Dari kejadian ini, pihak Kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan beberapa pakaian pelaku saat melakukan aksi bejatnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan kurungan minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara atau denda paling banyak 5 miliar rupiah. (nard)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan