banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Bekas Tambang di Bintan “JADI DESTINASI WISATA”

Bekas Tambang di Bintan “JADI DESTINASI WISATA”
Bekas Tambang Pasir, jadi destinasi wisata yang baru di Kabupaten Bintan. (Foto : Ist)

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Bintan paling banyak eks tambang, seperti pasir, bouksit dan granit, dimana bekas galian pasir seperti di kawasan Busung kiri dan kanan, telah ludes di babat oleh pengusaha, sehingga kerusakan alampun terjadi. Bekas galian tersebut telah menjadi kawah besar dengan kedalaman hamper 50 meter dalamnya.

Karena kerusakan alam yang telah terjadi gara-gara pengerukan pasir itu, maka sebagian masyarakat Bintan memanfaatkan lahan yang sudah ditinggalkan oleh pengusaha. Kini bekas galian itu dimanfaatkan masyarakat setempat untuk dijadikan destinasi wisata baru, seperti hijaunya warna air itu membuat orang ingin melihat dari dekat.

Lokasi yang dikunjungi di Bintan seperti bekas tambang pasir terkenal dengan nama Gurun pasirnya, dan pengunjungpun tiada henti-hentinya ingin tahu bagaimana Bintan ada gurun pasir.

Walaupun hamparan tanah yang gersang, serta memiliki beberapa kawah yang besar berisikan air, namun kondisi tersebut di poles oleh tangan tangan kreatif penduduk setempat, sehingga yang semula gersang sekarang tampak keindahannya walaupun ditengah-tengah teriknya panas matahari.

Begitu juga dengan Desa Lepan, Bintan, yang masih masuk di kawasan Busung juga, memiliki nasib yang sama, terdapat kawah yang dalamnya sekitar 50 meter dan lebarnya sekitar 10 hektar luasnya, dimanfaatkan oleh masyarakat melayu sebagai kawasan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Kepintaran masyarakat setempat dalam mengolah lahan bekas tambang pasir, perlu didorong oleh berbagai kalangan, terutama pemerintah dan peran swasta yang ada di Bintan.

Oleh sebab itulah Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, memboyong rombongan Kelompok Sadar wisata (Pokdarwis) tiap kelurahan yang ada di 4 Kecamatan di Tanjungpinang, untuk melihat dari dekat bagaimana memanfaatkan lahan bekas galian golongan C (tambang Pasir) di Busung, Kamis, (15/03/2018).

Rombongan itu dipimpin oleh sekretaris Disbudpar, Raja Kholidin dan Heny, selaku PPTK, memboyong Pokdarwis yang ada di tanjungpinang.

“Selain di Bintan, juga telah menyinggahi beberapa kawasan wisata baru di Tanjungpinang, seperti di Senggarang, dan kampong Bugis,” kata Kholidin. (Wak Man)

 

Tags: ,
banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan