banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

BPSK Tanjungpinang Bantu “KONSUMEN PERUMAHAN”

BPSK Tanjungpinang Bantu “KONSUMEN PERUMAHAN”
Sidang Pertama BPSK Tanjungpinang terkait kasus Pembelian 1 Unit Rumah oleh konsemen yang tidak kunjung diselesaikan oleh Perusahaan Pengembang Perumahan PT Pancanaka Swasakti Utama. (Foto : BPSK)


BPSK Tanjungpinang Bantu “KONSUMEN PERUMAHAN”

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tanjungpinang tengah menyelesaikan kasus dugaan penipuan yang dialami Rezki, warga Jalan Durai II nomor 19, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang. Rezki merupakan konsumen PT Pancanaka Swasakti Utama, Perusahaan Pengembang Perumahan.

Ketua BPSK Tanjungpinang, M Ikhwan, mengatakan, dalam pengaduannya ke BPSK, Rezki melaporkan pihak manajemen tidak kunjung menyelesaikan pembangunan rumah tipe 50/105, yang berlokasi di Jalan Kopenhagen II Nomor 11 A, yang ia beli sekitar 12 Juli 2015.

Selain tidak menyelesaikan pembangunan rumah, manajemen PT Pancanaka Swasakti Utama juga telah melanggar butir perjanjian ke Rezki. Dimana, janji yang ditandatangani Kukuh Satrio Pramono, Project Officer PT Pancanaka Swasakti Utama, itu berisikan permohonan maaf manajemen atas keterlambatan pembangunan rumah yang sedianya selesai April 2016.

Manajemen minta penambahan waktu untuk menyelesaikan hingga 31 Agustus 2016. Apabila manajemen tidak dapat menyelesaikan dan menyerahkan fisik rumah yang dijanjikan, maka pihak Pancanaka akan memberi konpensasi keterlambatan pembangunan sebesar Rp 2.500.000 perbulan, yang akan diberlakukan mulai Sebtember 2016 hingga rumah diserahkan.

”Manajemen juga akan memberikan jaminan, kelayakan kontruksi selama 6 bulan terhadap seluruh pekerjaan pembangunan tumah,” kata Ikhwan, Kamis, (6/9/2018).

Namun, dalam perjalanannya, janji ini hanya tinggal janji. Pihak perusahaan, belum menunaikan kewajibannya padahal fisik rumah yang dibangun belum rampung.

”Akhirnya, Rezki melaporkan kasus yang ia alami ke BPSK Kota Tanjungpinang, 13 Maret 2018,” terangnya.

Sidang pertama, telah dilakukan 6 Sebtember 2018. Dalam sidang yang digelar di ruang rapat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang ini, membahas keterangan Rezki dan pihak manajemen. Namun, yang hadir hanya Rezki. Sidang akan dilanjutkan Selasa, 11 Sebtember 2018. (wak zek)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan