banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Buaya Pemangsa di Pulau Mepar “AKHIRNYA DIPOTONG”

Buaya Pemangsa di Pulau Mepar “AKHIRNYA DIPOTONG”
Potongan baju dan tulang belulang korban, ditemukan didalam potongan buaya pemangsa Pulau Mepar.(Foto : Simarmata)


Buaya Pemangsa di Pulau Mepar “AKHIRNYA DIPOTONG”
– Ditemukan Potongan Baju dan Tulang Belulang Korban.

SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Buaya pemangsa Pulau Mepar yang ditangkap warga, akhirnya dipotong dan didalamnya terdapat tulang belulang korban dan potongan baju.

(BACA : http://sijorikepri.com/warga-pulau-mepar-tangkap-buaya-4-2-meter/)

Dari pantauan wartawan di lapangan, ketika perut buaya dibelah, di dapati tulang belulang milik korban yang masih tersisa.

“Tulang manusia dan tulang binatang itu jelas berbeda, karena bentuk tubuh dan cara berjalannya saja sudah berbeda,” kata dr Atan, Direktur Rumah Sakit Encek Maryam kepada wartawan, Sabtu, (02/05/2018), pagi saat dikonfirmasi.

Selain tulang, menurut keluarga ada jumpa potongan baju korban, yang diakui oleh keluarga merupakan baju korban.

“Hanya tulang saja, jaringan lunak seperti daging, kulit dan lain-lain tidak ditemukan (sudah dicerna- red). Insyallah iya, karena selain ada potongan baju korban, tulang-tulang itu tulang manusia, yang mungkin dalam waktu kurang lebih 20 hari belum bisa dihancurkan atau dicerna oleh sistem pencernaan buaya,” paparnya.

Ketika disinggung bentuk dan bagian apa saja dari milik korban yang masih tersisa di dalam isi perut buaya saat dibelah, dr Atan mengatakan, dari hasil kesimpulan yang didapatinya, saat dirinya turun langsung ke lapangan, tulang-belulang tersebut sudah tidak dalam keadaan utuh.

“Tulang paha, tulang kering, pasangan tulang kering, tulang tumit, tulang rawan rusuk, tulang leher dua buah, tulang rahang bawah, tulang lengan bawah dengan satu buah gigi graham. Dan tulang-tulang tersebut tidak dalam kondisi utuh,” tambah dr Atan.

Untuk selanjutnya, tambah Dr Atan, tulang-tulang itu nantinya akan dibersihkan dan dikuburkan di tempat yang sama.

“Secara Islam, akan dibersihkan (dimandikan-red) terus dikafani dan dikuburkan ditempat yang sama. Mungkin yang lebih tahu nanti Ustadz yang mengurusnya,” tandasnya. (Sim)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan