banner 740x400

banner 740x400

Bupati Alias Wello Prioritas Benahi “WISATA LINGGA”

Bupati Alias Wello Prioritas Benahi “WISATA LINGGA”
Bupati Lingga, Alias Wello. (Foto : Ist)
– 150 Wisatawan Asing Ikuti Festival Gunung Daik.
– Perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa.
– Ini Jadwal Kegiatannya.

SIJORIKEPRI.COM, JAKARTA — Kabupaten Lingga merupakan surga wisata alam di wilayah perbatasan Kepulauan Riau (Kepri), Singapura dan Malaysia. Daerah yang memiliki 604 pulau besar dan kecil tersebut, selain memiliki panorama pantai dan laut yang indah, juga memiliki obyek wisata hutan, pegunungan, air terjun serta kolam permandian air panas yang menakjubkan.

“Jika bicara soal wisata alam di wilayah perbatasan, Lingga adalah surganya, karena semua obyek wisata alam, mulai dari wisata pantai, diving, berburu, mendaki gunung, mandi air terjun dan mandi air panas ada di Lingga. Selain itu, Lingga punya wisata budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Melayu – Riau yang tak kalah menariknya,” ungkap Bupati Lingga, H Alias Wello, melalui rilisnya, di Jakarta, Senin, (13/11/2017).

Untuk Sektor Pariwisata, Alias mengakui, Lingga belum banyak berkembang, karena kurangnya dukungan Pemerintah. Padahal, menurutnya, jika sektor pariwisata Lingga ini digarap secara profesional, bukan tidak mungkin bisa berkembang seperti Batam dan Bintan.

“Pengelolaan Pariwisata Lingga selama ini dilakukan secara konvensional. Jelas saja, tanpa dukungan Pemerintah bagaimana bisa berkembang. Untuk itu, di masa pemerintahan saya, sektor pariwisata ini menjadi sektor prioritas yang harus dibenahi. Tentu dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata,” terangnya.

Salah satu modal awal untuk memperkenalkan Sektor Pariwisata Lingga ke dunia internasional, lanjut Alias, adalah dengan melakukan Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA) di Daik, Lingga, yang melibatkan sejumlah negara sahabat, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Vietnam, Kamboja, hingga Madagaskar.

“Insya Allah, acara perhelatan Tamadun Melayu antarbangsa ini akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla, pada hari Minggu, 19 November 2017. Acara ini juga disejalankan dengan event wisata Festival Gunung Daik, yang diikuti sekitar 150 orang wisatawan asing. Dan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan Sektor Pariwisata Lingga ke Dunia Internasional,” jelasnya.

Alias berharap, Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, tidak lagi menutup mata terhadap potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Lingga. Namun, bagaimana bersinergi menjadikan Lingga sebagai salah satu destinasi andalan di wilayah perbatasan.

“Terus terang, saya terharu atas apresiasi yang diberikan oleh Menteri Pariwisata dan jajarannya untuk mensukseskan event wisata budaya internasional yang baru pertama kali digelar di Lingga ini. Mudah-mudahan kedepan Lingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang diperhitungkan di tingkat nasional,” harapnya.

Kabupaten Lingga yang berjuluk Bunda Tanah Melayu, berbatasan langsung dengan Kota Batam dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, dapat ditempuh dengan pesawat udara dari Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru dan Jambi. Juga dapat diakses dengan menggunakan transportasi laut dari Batam dan Tanjungpinang dengan waktu tempuh sekitar 3 – 4 jam. (SK-Pus)

 

Tags: , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

One Response

  1. Azar14 November 2017 at 7:18 pmReply

    Assalamuallaikum bapak bupati lingga 🙂 desa pekajang lingga bagaimana pak aapakh bapak sudah lupa dengan desa terpencil itu.
    Jangan hanya janji pak. Janji harus ditepati selamma bapak menjabat toh desa pekajang begitu-begitu saja.
    Tolong jga buat wartawan lingga sekali” dengar keluhan masyarakat pekajang.
    Terima kasih wassalam.

Tinggalkan Balasan