banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Didampingi Bupati, Menteri Susi Resmikan Operasional SKPT Natuna

Didampingi Bupati, Menteri Susi Resmikan Operasional SKPT Natuna
Penekanan tombol sirine oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna, H Abdul Hamid Rizal, Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, beserta para pimpinan FKPD Natuna, sebagai tanda diresmikannya Operasional SKPT Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)


Didampingi Bupati, Menteri Susi Resmikan Operasional SKPT Natuna

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Dalam rangka kunjungan kerjanya ke Kabupaten Natuna, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna, Drs H Abdul Hamid Rizal M.Si, resmikan Operasional SKPT Natuna, bertempat di Pelabuhan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Senin, (7/10/2019).

Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna Hamid Rizal, Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, beserta para pimpinan FKPD Natuna, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti SKPT Selar Lampa, penanaman bibit pohon, dan Pelepasan Ekspor Perdana SKPT Natuna berupa produksi gurita sebanyak 15 ton dengan tujuan Jepang.

Dalam sambutannya, Menteri Susi Pudjiastuti, mengatakan, pembangunan SKPT Selat Lampa memiliki arti penting bagi peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan Natuna.

Meski sudah diresmikan dan dioperasikan pada hari ini, namun masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dalam membenahi berbagai fasilitas yang dianggap kurang optimal bagi kesejahteraan para nelayan.

“Pembangunan SKPT Selat Lampa ini hampir mendekati 100 persen, saya tidak berani bilang 100 persen, karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

“Untuk mengoptimalkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, khususnya nelayan Natuna, akan saya kejar Kementerian Perhubungan untuk dapat melengkapi fasilitas pendukung, salah satunya dengan membangun pelabuhan yang lebih besar di Natuna,” tambahnya.

“Dengan adanya pelabuhan besar disini, masyarakat bisa langsung melakukan ekspor ke luar negeri tanpa harus melalui daerah lain,” terangnya.

Menteri Susi juga berharap kepada masyarakat nelayan agar dalam menangkap ikan tidak menggunakan potasium, bom, dan trowl. Karena dengan menggunakan salah satu alat tersebut, selain merusak ekosistem laut, juga sangat bertentangan dengan peraturan pemerintah.

“Terutama menggunakan potasium dapat merusak terumbu karang dan bisa membunuh bibit-bibit ikan lainnya, sehingga lama-kelamaan ikan kita akan habis,” sebutnya.

“Maka dari itu, saya berharap gunakanlah alat tangkap ikan yang ramah lingkungan yang tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengatakan, dengan berdirinya SKPT ini kiranya dapat menambah pendapatan para nelayan khususnya dan masyarakat Kabupaten Natuna pada umumnya.

“Kami pemerintah daerah merasakan, dengan hadirnya SKPT di Selat Lampa, terjadi peningkatan perekonomian yang signifikan, dimana tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 3,5 persen/tahun. Dengan adanya SKPT ini, pertumbuhan ekonomi saat ini mencapai 5,8 persen/tahun,” terangnya.

“Saya berharap, kedepan jauh lebih tinggi lagi, sehingga nelayan-nelayan Natuna bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Selanjutnya, Menteri Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, dan segenap pimpinan FKPD Natuna, bergegas untuk melakukan penenggelaman Kapal Ikan Asing (KIA) dengan menggunakan Kapal Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). (nard)

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna, H Abdul Hamid Rizal, meresmikan Operasional SKPT Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, didampingi Bupati Natuna, H Abdul Hamid Rizal, Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, beserta para pimpinan FKPD Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan