banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Dinkes dan Balai POM Tanjungpinang “RAZIA SWALAYAN dan OUTLET PENJUALAN”

Dinkes dan Balai POM Tanjungpinang “RAZIA SWALAYAN dan OUTLET PENJUALAN”
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, bersama Balai POM Tanjungpinang, saat melakukan razia di swalayan dan outlet penjualan. (Foto : Herbert)
– Terkait Ditemukannya Ikan Sarden Yang Mengandung Parasit Cacing.

SIJORIOKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DKPPKB) Kota Tanjungpinang melakukan razia di beberapa tempat swalayan dan outlet penjualan, dalam rangka melakukan pengecekan kemesan Ikan kaleng (sarden), Rabu, (21/03/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, menyampaikan,
penyisiran ikan kaleng di berbagai swalayan dan outlet dari salah satu Swalayan MM, yang berlokasi di Jalan Ir. Sutami, saat kemasan sarden di buka, tidak ditemukan, bahkan merk kemasan yang sudah terdata di swalayan tersebut.

‘Merk Kemasan ikan kaleng yang bermasalah tersebut mengandung parasit cacing yaitu Farmer Jack II dan Hoki,” ucapnya.

Pemantauan dari Dinkes dan Balai POM, disetiap swalayan outlet penjualan di wilayah Kota Tanjungpinang, razia terus digalakan. Bagi pihak swalayan yang sudah mengetahui adanya kemasan ikan kaleng yang bermasalah, segera untuk tidak di pajangkan lagi, dan harus dikembalikan pada distributornya.

Rustam menghimbau kepada semua swalayan dan outlet yang berada di Kota Tanjungpinang yang belum mengetahui, langsung diberikan penjelasan adanya parasit cacing dalam kemasan ikan kaleng.

“Jika terdapat merk ikan kaleng yang sudah terdata, jangan lagi diperjualbelikan, segera dikembalikan pada pemiliknya,” pungkasnya. (Obet)

 

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan