banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Disbud Lingga Akan Bangun “MUSEUM TIMAH dan MONUMEN SBC”

Disbud Lingga Akan Bangun “MUSEUM TIMAH dan MONUMEN SBC”
Asisten II Pemkab Lingga, Yusrizal, menyerahkan buku Sultan Mahmud Riayat Syah III kepada sejumlah Kepala Sekolah SMA yang menjadi peserta sosialisasi. (Foto : Ist)


Disbud Lingga Akan Bangun “MUSEUM TIMAH dan MONUMEN SBC”
– Di Dabo Singkep.

SIJORIKEPRI.COM, LINGGA — Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga menggelar Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya, di One Hotel Dabo Singkep, Selasa (31/7/2018).

Pada kesempatannya siang itu, Kepala Disbud Lingga, Muhammad Ishak, mengatakan, dilakukannya kegiatan tersebut bertujuan agar benda sejarah yang dimiliki Kabupaten Lingga tetap terpelihara.

Sehingga, bukan ibu kota Daik Lingga saja yang mempunyai nilai sejarah dan peninggalannya. Dabo Singkep juga memiliki benda bersejarah yang ada kaitannya dengan kejayaan PT Timah dulu.

PT Timah, sambungnya, yang dulunya pernah melakukan aktivitas penambangan di Dabo Singkep, banyak meninggalkan barang yang memiliki nilai sejarah kuat, baik benda maupun tak benda. Ini harus dilestarikan, dipelihara dan dirawatkan. Karena itu nantinya menjadi bukti nyata dan rangkaian sejarah, bahwa penambangan timah di pulau Singkep telah mempengaruhi sosial sektor budaya yang luar biasa terhadap masyarakat Singkep pada waktu itu.

“Generasi yang lahir di Singkep di atas tahun 90-an, diyakini banyak dan mungkin belum pernah tahu tentang jayanya masyarakat Singkep saat timah masih ada. Karena itu perlu bukti-bukti,” ujar Muhammad Ishak.

Lanjutnya, pentingnya nilai sejarah pada masa tambang timah di Pulau Singkep, Dinas Kebudayaan akan berencana membangun museum khusus. Pihaknya akan memberi nama “Museum Timah” dan dibarengi dengan pembangunan monumen Singkep Bisnis Center (SBC).

Tak luput, Muhammad Ishak juga mengajak masyarakat Dabo Singkep untuk berpartisipasi. Khususnya memuseumkan benda-benda sejarah yang masih tersimpan di rumah masyarakat, seperti manuskrif (surat-surat lama).

Sementara itu, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yusrizal, mewakili Bupati Lingga turut mendukung dan mengapresiasi wacana baik Dinas Kebudayaan. Tugas melestarikan bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tugas semua pihak.

“Adanya museum nanti, sangat penting untuk menilai dan mengenang kembali masa jaya Dabo Singkep,” ujar Yusrizal.

Sebagaimana diketahui, total jumlah yang hadir pada kegiatan itu sekitar 50 peserta. Mulai dari unsur pemerintah, Kepala Desa dan Lurah di lingkungan Kecamatan Singkep, Ketua LAM setempat, tokoh masyarakat, pelajar, serta penggiat seni.

Dinas Kebudayaan juga mendatangkan dua narasumber dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), yakni Dr Abdul Malik M.Pd dan Dr Osep, serta dari BP3 Batu Sangkar, Agus Tri Mulyono. (Sim)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan