kapro: Pos Tunggal (single.php) DMI Nasir : Masa Depan Islam “DITENTUKAN TIGA PILAR” - Sijori Kepri
banner 740x400

DMI Nasir : Masa Depan Islam “DITENTUKAN TIGA PILAR”

DMI Nasir : Masa Depan Islam “DITENTUKAN TIGA PILAR”
Perwakilan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Pusat, Drs M Nasir Zubaidi. (Foto : Munsyi Bagus Utama)

TANJUNGPINANG (SK) — Perwakilan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Pusat, Drs M Nasir Zubaidi, dalam sambutannya, di acara pembukaan Musyawarah Wilayah DMI Kepri, yang diadakan di Gedung Daerah Tanjungpinang, menyampaikan pesan dari Wakil Presiden RI, bahwa ada 3 (tiga) pilar islam yang menentukan masa depan Islam, pada hari Rabu, (28/12/2016), sore.

“Tiga pilar itu adalah Masjid, Pesantren dan Perguruan Tinggi,” kata M Nasir.

M Nasir menjelaskan, bahwa umat islam hendaknya memakmurkan Masjid dan memakmurkan jemaah, karena Masjid itu multi fungsi.

“Zaman Rasulullah, Masjid berfungsi sebagai multi fungsi, bukan hanya sebagai untuk sholat dan itikaf saja yang di sebut sebagai ibadah mahdhoh, tapi juga berfungsi sebagai ukuwah Islamiah. Sedangkan ukuwah Islamiah ini yang sampai sekarang masih termehek-mehek. Ada yang bersifat pribadi, kelompok dan kesukuan. Mengapa di Timur Tengah terjadi pertarungan, padahal mereka sama-sama Islam, karena kesukuannya terlalu luar biasa,” paparnya.

M Nasir juga menceritakan, waktu naik Haji, banyak pekerja Turki di Jerman yang naik Haji, bahkan sekarang sudah ada Walikota di London yang Islam. Itu menentukan masa depan Islam sekarang.

“Oleh sebab itu, kita di Indonesia ini yang diberi kesempatan untuk mengamalkan ajaran agama kita, melalui Masjid, Pesantren dan Perguruan Tinggi (PT), apalagi PT memiliki intelektual-intgelektual kita yang bisa di ajak bekerja sama. Jadi Pak Huzrin kedepan perlu ada koordinasi/kejasama antara pemerintah, DPR, Perguruan Tinggi untuk merumuskan model Islam di Kepri,” tuturnya.

Ia juga meyakinkan, bahwa basis Kepri yang Melayu adalah tepat untuk merumuskannya.

“Apalagi basisnya sudah jelas, yaitu Melayu. Karena Melayu adalah identik dengan islam, jadi Melayu tidak boleh lepas dari Masjid. Masjid adalah pilar utama. Benteng umat Islam yang terakhir adalah Masjid. Kalau Masjid kita runtuh, sudahlah. 212 adalah merupakan fenomena saja,” tegasnya.

M Nasir mengharapkan, umat Islam harus menunjukkan keteladanan kedepan, akhlakul Karimah, tertib, bersih, kesadaran lingkungan, seperti yang menjadi Program Dewan Masjid Indonesia, agar Masjid menjadi percontohan, seperti di daerah wisata Bedugul, Bali, walau Islamnya minoritas, tapi mendapatkan penghargaan.

Pada acara itu hadir juga Sekda Kepri Arif Fadillah, Ketua DMI Kepri Huzrin Hood, Pemuka agama, adat, dan masyarakat, serta Anggopta DPRD Kepri dan SKPD. (SK-MU/C)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

banner 740x400

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan