banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

DPR RI : Imuniasi di Karimun “TIDAK BERJALAN BAIK”

DPR RI : Imuniasi di Karimun “TIDAK BERJALAN BAIK”
Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa didampingi Lurah Sungai Lakam Barat, Dirgahayu Noor mengunjungi Balita dengan gizi buruk. (Foto : Taufik)
– Dwi Ria Latifa Kunjungi Balita Dengan “GIZI BURUK”.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Dwi Ria Latifa (Ria), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) asal Dapil Kepri dari Fraksi PDI-P, bersama stafnya, kunjungi warga tak mampu dari pasangan suami istri yang menempati kios pasar Telaga Mas RT 01/RW 02, di Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, didampingi Lurah Sungai Lakam Barat, Dirgahayu Noor, bersama Seklur, Yudi vilva, Sabtu, (13/01/2018), sekira pukul 15.00 WIB.

Kunjungan tersebut terfokus kepada Rudiansyah (4), salah satu dari 3 (tiga) orang anak dari pasangan suami istri, Andri Amin (Pak Anjang) dan Caswatih, yang kondisinya sangat mengkuatirkan karena gizi buruk.

Ria mengatakan, kondisi anak tersebut sangat memprihatinkan. Secara fisik dia (Rudiansyah, red) yang berumur 4 (empat) tahun seperti anak berusia 1 (satu) tahun, dengan berat badan hanya 10 Kg.

Badannya mengurus, kakinya mengecil. Ria tak menyangka di Karimun ada kasus seperti ini. Apalagi kasus tersebut terjadi di tengah Kota Karimun.

“Ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemkab Karimun,” ungkap Dwi Ria Latifa kepada wartawan, usai menjenguk anak yang menderita gizi buruk tersebut.

Lanjutnya, imuniasi di Kabupaten Karimun tidak berjalan baik. Maka dari itu ia menegaskan Pemkab Karimun lewat Dinas Kesehatan harus melihat kondisi masyarakat dibawah.

Seharusnya, sambung Ria, syarat-syarat administrasi proses pengobatan untuk anak tersebut diberikan dispensasi, atau menyusul. Anak tersebut belum mendapatkan pengobatan sebagaimana mestinya, karena terkendala beberapa syarat administrasi yang belum bisa dilengkapi orang tuanya untuk berobat ke Puskesmas.

Ria menghimbau kepada petugas kesehatan agar jangan terlalu ketat dan kaku dengan administrasi, yang menyebabkan proses penyembuhan anak tersebut terabaikan.

“Saya temukan anak yang menderita gizi buruk ini atas laporan warga kepada saya di Karimun ini,” ujarnya.

“Bicara kesehatan, tak bisa lagi melihat status sosialnya. Anak tersebut harus ditangani dulu, soal administrasinya, kan bisa menyusul,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Dirgahayu Noor, mengatakan, kita sudah menjalankan admintrasinya, itu karena warga tersebut tidak pernah melapor kita.

Menurut Dirgahayu, ada salah satu warga yang datang ke kantornya melaporkan keadaan keluarga pak Anjang, dan sudah dicek kebenarannya, ternyata memang benar ada warga kurang mampu dan gizi anaknya buruk.

Dirgahayu mengaku sudah laporkan ke Camat. Camat juga menghubungi Dinas Kesehatan untuk mengecek kesehatan anak tersebut yang diduga gizi buruk setiap bulannya, bahkan orang tuanya disarankan untuk berobat karena menurut dokter, mereka diduga mengidap penyakit TB.

“Untuk masalah kelengkapan administrasinya, kita langsung menanggapi dan melakukan penyelesaian kelengkapan administrasinya, dan sekarang masih dalam proses,” jelas Dirgahayu.

Tidak hanya sekedar berkunjung, dalam kesempatan itu, Dwi Ria Latifa juga memberikan bantuan dana pengobatan kepada anak tersebut. (SK-FIK)

 

Tags: , , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan