banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

DPRD Batam Terima Kunker “TIGA KABUPATEN/KOTA”

DPRD Batam Terima Kunker “TIGA KABUPATEN/KOTA”
DPRD Kota Batam saat menerima Kunker DPRD dari Kabupaten Siak, Kabupaten Jember dan Kabupaten Klaten, di Ruang Gedung Serbaguna DPRD Batam. (Foto : Ndoro Ayu)


DPRD Batam Terima Kunker “TIGA KABUPATEN/KOTA”

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — DPRD Kota Batam menerima Kunjungan Kerja (Kunker) dari 3 (tiga) Daerah Kabupaten sekaligus, yakni rombongan Kunker DPRD dari Kabupaten Siak, Kabupaten Jember dan Kabupaten Klaten, di Ruang Gedung Serbaguna DPRD Batam Lantai I, Selasa, (05/06/2018).

Rombongan kunjungan kerja tersebut diterima oleh Kabag Humas DPRD Batam, Taufik, yang awalnya diterima oleh Ketua DPRD Nuryanto. Namun setelah beberapa saat, yang bersangkutan langsung pergi, karena harus menghadiri rapat di Pemko.

Beda rombongan, beda juga materi pembahasan dalam rapat Kunker tersebut.
Rombongan Kunker dari Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur melakukan pembahasan tentang perlindungan tenaga kerja, sedangkan dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terkait penyelenggaraan pendidikan.

Masing-masing dari daerah Kabupaten mengawali pembicaraan dengan memaparkan keadaan daerah masing-masing daerahnya, setelah pihak dari DPRD Batam memperkenalkan berbagai hal terkait Kota Batam, termasuk terkait jumlah anggota DPRD Batam periode 2014 – 2019.

“Begitulah tadi penjelasan saya terkait Kota Batam. Perlu saya sampaikan juga disini bahwasanya, untuk jumlah DPRD Kota Batam di periode 2014 -2019 ini ada 50 orang,” kata Taufik, mengawali pembicaraan.

Selain bercerita tentang daerahnya masing-masing, mereka juga berdiskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas mereka selalu wakil rakyat, termasuk masalah pokok pikiran (pokir) mereka di daerahnya, seperti yang di ungkapkan oleh Halomoan dari Kabupaten Siak.

“Bagaimana terkait masalah pokir-pokir yang ada di DPRD Batam ini. Apakah selalunya terealisasi dan terakomodir di Pemerintah? Dan ada berapa persennya kira-kira ?,” tanya Halomoan dari Siak.

Pertanyaan dari Halomoan tersebut dijawab langsung oleh Taufik selaku pemimpin rapat kunker. “Kalau masalah Pokir, DPRD memang tidak semua juga bisa diakomodir, karena semua itu tergantung juga pada anggaran yang ada di Pemerintah Kota Batam. Namun demikian, permasalahan itu juga sudah ditetapkan dalam Musrenbang. Begitu pak kira-kira,” jelas Taufik.

Beda rombongan beda juga pertanyaan dan pernyataan, seperti yang dikatakan oleh anggota DPRD dari Kabupaten Klaten yang memberikan gambaran terkait masalah apakah pokok pikiran itu bisa diambil dari Bansos atau tidak.

“Menurut saya, bisa saja bansos itu untuk mengakomodir pokok pikiran tadi. Karena itu semua juga untuk kepentingan rakyat. Pikir itu kan datangnya dari rakyat juga. Jadi bisa saja di akomodir dari situ,” jelasnya.

Setelah berdiskusi dan juga saling memberi masukan satu sama lainnya, Rapat Kunker pun berakhir dengan saling bertukar kenang-kenangan atau cindera mata dari masing – masing daerah mereka. (nda)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan