banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Empat Pegawai Kepri Ditangkap Usai Pesta Narkoba

Empat Pegawai Kepri Ditangkap Usai Pesta Narkoba
Empat pegawai dilingkungan Pemprov Kepri dan seorang karyawan swasta ditangkap usai pesta narkoba oleh aparat Polres Tanjungpinang. (Foto : Ist)


Empat Pegawai Kepri Ditangkap Usai Pesta Narkoba
-Ikut Diamankan 23,97 Gram Sabu dan 10 Butir Pil Ekstasi.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Belum lama ini, Roma Ardadan Julica (38), Kepala Seksi (Kasi) Dinas Koperasi dan UMKM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkona) Polda Jambi, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat lebih kurang 1,3 kg dan ekstasi sebanyak 12.511 butir. Kasusnya masih ditangani polisi.

Kini, kasus serupa melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kepri kembali terjadi. Seorang ASN Dinas Kesatuan Pembangunan dan Politik (Kesbangpol) Kepri, berinisial F (40), dan pegawai honorer di lingkungan Kesekretariatan DPRD Kepri, berinisial R (44), ditangkap aparat polisi karena diduga mengedarkan Narkoba, di kediaman F, Jalan Hang Lengkir Perumahan Mahkota Alam Raya, Blok Gladiol nomor 18 A, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Jumat, (14/6/2019) pukul 23.00 WIB.

Selain dua pegawai Pemprov Kepri, ada tiga pelaku lainnya ikut pula digaruk, yakni dua pegawai Balai Pemasyarakatan (Bappas) Tanjungpinang berinisial MH (38), dan RFH (33). Seorang pelaku lainnya adalah DAM (37), karyawan swasta.

Kapolres Tanjungpinang melalui Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Raden Moch Dwi Ramadhanto, dalam jumpa pers mengatakan, pelaku berawal informasi warga mengatakan oknum menyimpan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Polisi langsung turun mengecek laporan tersebut. Dari informasi yang diperoleh, katanya, pelaku berada di Perumahan Mahkota Alam Raya. Aparat pun langsung menggrebek lokasi ini. Dan, lima pelaku langsung diamankan.

”Saat penggrebekan, M dalam kamar tengah, RFH dan DAM di kamar belakang dan RA bersembunyi di toilet kamar mandi,” kata Raden Moch Dwi Ramadhanto.

Barang bukti yang diamankan, satu buah kotak plastik kecil dilantai. Kotak ini berisi satu paket sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat 23,97 gram. Barang bukti lainnya satu bungkus plastik bening yang berisikan 10 butir pil ekstasi warna hijau,” terang Ramadhanto.

Aparat juga menemukan satu pipet kaca yang berisi sisa pakai sabu. ”Usai pelaku diminta keterangan, ternyata pipet ini baru digunakan untuk mengkonsumsi sabu,” katanya.

Barang bukti lainnya, tambah Ramadhanto, Handphone Samsung jenis Galaxy A5 warna gold, Handphone Samsung J 7 prime, Handphone merk Xiomi Note 5, dan Handphone merk Lenovo.

Tiga pelaku yakni M, F dan RA dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedang RF dan DAM dijerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 jo pasal 132 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“M, F dan RA ini diancam paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun, sedangkan RF dan DAM diancam paling singkat 5 tahun dan 20 tahun,” tutupnya. (Wak Zek)

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan