banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Erva dan Mela Promosikan Kepri Lewat Layang-Layang

Erva dan Mela Promosikan Kepri Lewat Layang-Layang
7th Annual Jogja International Kite Festival 2019, di pantai Parangkusumo, Desa Parang Tritis, Kabupaten Bantul. (Foto : Ist)


Erva dan Mela Promosikan Kepri Lewat Layang-Layang

SIJORIKEPRI.COM, BANTUL — Provinsi Kepri patut berbangga. Pasalnya, iven 7th Annual Jogja International Kite Festival 2019, yang digelar di pantai Parangkusumo, Desa Parang Tritis, Kabupaten Bantul, Minggu, (28/7/2019), diikuti dua penggemar layang-layang asal Tanjungpinang. Dia adalah Erva dan Mela.

Bagi Erva dan Mela, keikutsertaannya di ajang bergengsi tingkat internasional ini memberi kebanggaan tersendiri. Karena, mereka mampu membawa nama Kepri di daerah luar.

”Kita ikut sebagai peserta di Festival Layang-Layang 7th Annual Jogja International Kite Festival 2019 semata-mata mempromosikan Provinsi Kepri,” kata Erva, dalam perbincangan dengan sijorikepri.com, Selasa, (30/7/2019).

Selain itu, mereka ikut untuk menyalurkan hobi bermain layangan yang telah lama ia geluti. Menurut mereka, layang-layang ini tidak hanya disukai oleh orang dewasa saja, akan tetapi anak-anak juga menyukainya, bahkan hampir semua umur suka akan layang-layang.

Hobi ini, katanya, bermula sejak mereka masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dimana, mereka hanya bermain layang-layang dengan layangan kertas dan ukurannya kecil. Dengan bermain layang-layang, pikiran menjadi rileks dan fokus. Selain itu, layang-layang juga bersifat menghibur bagi mereka yang suka dengan layang-layang.

Erva juga mengatakan, Festival Layang-Layang 7th Annual Jogja International Kite Festival 2019 yang ia ikuti berjalan lancar. Kondisi angin sangat baik sekali untuk menerbangkan layang-layang.

“Anginnya sangat baik di bandingkan tahun yang lalu yang juga kita ikuti,” ucap Erva.

Festival ini diikuti klub layang-layang luar dan dalam negeri. Puluhan layang-layang aneka warna terbang menghiasi langit pantai Parangkusumo, Desa Parang Tritis, Kabupaten Bantul. Layang-layang dari berbagai klub tersebut terbang serentak di angkasa.

Festival ini melibatkan 47 pelayang Internasional dan 57 team pelayang Nasional. Salah satu peserta perwakilan Indonesia dari Tanjungpinang, Erva dan Mela mengaku baru 2 (dua) kali mengikuti festival ini.

Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Perkumpulan Pegiat Layang-Layang Nusantara (Talikama) ini ada 11 Negara yang terlibat di event ini, antara lain dari Amerika Serikat, Maroko, Korea Selatan, Polandia, Taiwan, Tiongkok, India, Vietnam, Singapura, Malaysia dan Indonesia.

Ketua Panitia Kegiatan, Herjuno Sukotjoadi, mengatakan dewan juri akan menilai desain layangan terbaik akan mendapatkan trofi dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Lanjut Herjuno, ada beberapa kegiatan pendamping di event ini, seperti workshop layang-layang dan foto Instragram yang terbuka untuk umum.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharja dalam sambutannya berharap, agar kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarkan. Hal tersebut bertujuan agar dapat meningkatkan kunjungam wisata di Pantai Parangkusumo.

“Tentunya kalau ada event yang dapat mendatangkan banyak wisatawan, ekonomi masyarakat di sekitar ini juga akan meningkat,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menilai festival layang-layang ini memiliki pesan positif yang bisa diambil, yakni tentang unsur kebhinekaan.

“Bila kita melihat festival layang-layang ini adalah sebuah peristiwa dimana kita melihat warna-warni dan beraneka ragam. Kita berharap kegitan ini selalu ada memori yang indah,” tutupnya. (Wak Tar)

Erva dan Mela ikuti 7th Annual Jogja International Kite Festival 2019, di pantai Parangkusumo, Desa Parang Tritis, Kabupaten Bantul. (Foto : Ist)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan