banner 740x400

banner 740x400

FBI: Rusia Juga Membajak E-Mail “KONVENSI PARTAI REPUBLIK”

FBI: Rusia Juga Membajak E-Mail “KONVENSI PARTAI REPUBLIK”
Direktur FBI James Comey menyebut Rusia juga membajak Partai Republik (Foto: Joshua Roberts/Reuters)

WASHINGTON (SK) — Partai Demokrat menjadi salah satu korban peretasan yang diduga dilakukan oleh Rusia. Dugaan tersebut memunculkan spekulasi bahwa Negeri Beruang Merah melakukan upaya untuk memenangkan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (pilpres AS) 2016. Akan tetapi, Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey mengungkapkan fakta baru.

Seperti diwartakan Reuters, Rabu (11/1/2017), Rusia juga meretas kampanye politik Partai Republik di sejumlah negara bagian dan domain e-mail Konvensi Nasional Partai Republik (RNC). Namun, tidak ada bukti bahwa Moskow juga berhasil meretas kampanye Donald Trump seperti halnya kepada Hillary Clinton.

Dalam sesi dengar pendapat dengan parlemen Amerika Serikat (AS), James Comey menuturkan bahwa Rusia tidak merilis informasi yang berhasil diretas dari kampanye Partai Republik maupun domain e-mail RNC. Komentar tersebut diyakini akan semakin menguatkan klaim bahwa Rusia sengaja membantu Donald Trump untuk menyisihkan Hillary Clinton dalam Pilpres AS 2016.

James Comey sayangnya tidak menyebut apakah upaya peretasan terhadap Trump dan RNC itu berhasil atau tidak. Ia juga tidak menyebut dengan pasti apakah Rusia benar-benar berupaya meretas kampanye Donald Trump. Comey juga tidak berkomentar apakah FBI akan menyelidiki hubungan antara Rusia dengan kolega dari Donald Trump.

Senator Ron Wyden asal Oregon menekan James Comey untuk merilis sejumlah informasi rahasia tersebut kepada publik sebelum inaugurasi Donald Trump pada 20 Januari 2017. Akan tetapi, Comey menyatakan hal itu tidak mungkin dilakukan. Ia hanya menyebut ada bukti Rusia membajak kampanye Republik di sejumlah negara bagian dan domain e-mail lama yang sudah tidak digunakan oleh RNC.

Sejumlah senator baik dari Partai Republik dan Demokrat mengundang Comey bersama direktur badan intelijen negara, kepala agen intelijen pusat (CIA), dan kepala badan keamanan nasional pada Selasa 10 Januari 2017. Para legislator itu kemungkinan besar akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia akibat aksi serangan siber mereka. (war)

(Sumber: Okezone.com)

Tags: , , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan