banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Hakim Bingung Jefrizal Bisa Duduk “DI BANGKU SEBAGAI TERDAKWA”

Hakim Bingung Jefrizal Bisa Duduk “DI BANGKU SEBAGAI TERDAKWA”
Sidang Korupsi Pengadaan Alat Transportasi Laut Disdik Lingga Tahun 2017. (Foto : Simarmata)


Hakim Bingung Jefrizal Bisa Duduk “DI BANGKU SEBAGAI TERDAKWA”
– Sidang Korupsi Pengadaan Alat Transportasi Laut Disdik Lingga.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat transportasi laut Dinas Pendidikan (Disdik) Lingga tahun 2017, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin, (3/9/2018) pagi.

Setelah 6 orang saksi dihadirkan dalam keterangan sidang sebelumnya, Senin lalu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menghadirkan saksi lainnya.

Antara lain, yakni Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Disdik Lingga 1 orang, Konsultan Pengawas 3 orang, Kuasa Bendahara Umum Daerah BPKAD 1 orang, Bendahara pengeluaran Disdik Lingga 1 orang, Pejabat Penata Keusahaan Keuangan Disdik 1 orang.

Dalam keterangan para saksi selama ini, Ketua dan anggota Majelis Hakim sempat bingung, Jifrizal bisa dijadikan terdakwa dalam kasus pengadaan pompong tersebut.

“Saya bingung kenapa saudara Jefrizal bisa duduk sebagai terdakwa di sini,” kata anggota hakim, Iriaty Khairul Ummah SH, saat mendengarkan keterangan para saksi, terutama Konsultan Pengawas yang ditunjuk oleh Sarman, selaku PPTK pengadaan pompong tersebut.

“Menurut anda, apakah proyek ini bisa diawasi oleh perusahaan yang tidak memiliki S1 Teknik perkapalan,” tanya Iriaty kembali, sambil tersenyum sinis dan mengeleng-gelengkan kepala melirik kearah 3 orang Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni Alexander Silaen, Prima dan Agis.

Yakni Juansah, staf konsultan pengawas, saat dipersidangan mengakui, bahwa dirinya melakukan pengawasan selama 1 minggu sekali dan selaku staf yang melakukan pengawasan hanya mempunyai S1 Teknil Sipil, namun tidak memiliki S1 Teknik Perkapalan.

Sidang dilanjutkan dua pekan mendatang, Majelis hakim meminta JPU menghadirkan 2 orang PPHP yang tidak hadir lantaran sakit.

“Tolong besok hadirkan saksi yang tidak hadir tadi,” kata Antonius Tambunan, menutup jalannya persidangan.

Sementara itu, usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Jifrizal, saat ditemui di lokasi PN Tanjungpinang, mengatakan bahwa, pihaknya akan memanggil Inspektorat Lingga untuk dimintai keterangan.

“Kami akan panggil pihak Inpektorat terkait pengadaan pompong tahun 2017 itu,” kata Muklis, kuasa hukum terdakwa Jifrizal kepada SIJORIKEPRI.COM, Senin, (3/9/2018) sore.

Dari pantauan di lapangan, jalannya persidangan dipimpin langsung Hakim Ketua Santonius Tambunan SH MH dan anggota hakim, Iriaty dan Yon Efry.

Diketahui, Jifrizal, Ketua Panitia Lelang tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat transportasi laut (pompong) sebanyak 6 unit, di Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga. (Sim)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan