banner 740x400

banner 740x400

Hamid Rizal : Kesehatan adalah “HAK AZASI MANUSIA”

Hamid Rizal : Kesehatan adalah “HAK AZASI MANUSIA”
Bupati Natuna Hamid Rizal, Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Maura Linda Sitanggang, Ketua TP-PKK Natuna Nurhayati Hamid Rizal, dan Para Pimpinan OPD Natuna. (Foto : Bernard Simatupang)
– Forum Diskusi GERMAS Kabupaten Natuna.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif secara sosial dan ekonomis, diperlukan peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang.

Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Drs H A Hamid Rizal M.Si, dalam kata sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Forum Diskusi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Kabupaten Natuna, tentang “Orientasi SDIDTK Revisi Bagi Nakes di Puskesmas dan Tenaga Pendidik Paud di Kabupaten Natuna Tahun 2018”, bertempat di Aula Natuna Hotel Ranai Darat, Kamis, (12/04/2018).

Dikatakannya, dalam upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan dan melaksanakan tanggung jawab pemerintah, Kabupaten Natuna perlu mengkaji dan membahas berbagai hal terkait permasalahan tersebut.

Kebijakan pembangunan kesehatan, sebut Hamid, saat ini mengalami pergeseran paradigma dari pendekatan kebutuhan, kearah pendekatan berlandaskan hak, karena kesehatan adalah hak azasi manusia.

Tantangan kesehatan saat ini, lanjut Hamid, khususnya Kepulauan Riau menghadapi masalah kesehatan TRIPLE BURDEN, yaitu masih tingginya penyakit infeksi atau menular, khususnya TBC. Meningkatnya penyakit tidak menular dan muncul kembali berbagai penyakit yang seharusnya sudah teratasi melalui immunisasi.

“Kecenderungan ini tidak lain disebabkan dengan banyaknya perubahan yang terjadi, seperti sikap hidup, perubahan gaya hidup dan kemajuan yang mengarah kepada globalisasi,” ujarnya.

Untuk menyangkal hal tersebut, jelas Hamid, pengendalian dalam tatanan sosial harus dilakukan, mulai dari upaya promosi, pencegahan, deteksi dini, pengobatan dan rehabilitatif yang difokuskan kepada faktor resiko melalui peningkatan mawas diri masyarakat.

“Mengingat besarnya dampak negatif yang akan timbul, dianggap penting untuk melakukan upaya-upaya strategis bagi menangkal penurunan mutu kesehatan, diantaranya melalui pemberdayaan masyarakat secara luas untuk turut serta menjaga kondisi fisik pribadi, keluarga, dan lingkungan yang lebih sehat,” tuturnya.

Oleh karenanya, tambah Hamid, melalui penyelenggaraan forum diskusi kali ini, besar harapan saya kepada seluruh peserta kegiatan untuk dapat menetapkan program kerja strategis bagi meningkatkan kepedulian dan kesadaran serta partisipasi masyarakat terhadap upaya mewujudkan peningkatan taraf kesehatan masyarakat. Khususnya kepada Dinas Kesehatan dan segenap jajarannya, dengan melibatkan seluruh potensi yang dimiliki, melalui program kerja yang dapat disinergikan dengan berbagai program kerja lintas sektoral.

“Untuk itu, marilah kita jadikan momentum ini bagi membangun koordinasi yang lebih baik, memperkuat komitmen bersama untuk menumbuhkan kesadaran, semangat melayani, menyerap aspirasi dan mewujudkan kemandirian bagi mencapai derajat kesehatan masyarakat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dra Maura Linda Sitanggang, Ketua TP-PKK Natuna Nurhayati Hamid Rizal, Perwakilan Dinas Kesehatan Kepri, Kadis Kesehatan Pengendalian Penduduk Natuna, Rizal Rinaldi, S.SiT, Para Asisten, sejumlah Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Natuna, dan para peserta kegiatan. (Nard)

 

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan