banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Hanya Kadis Perhubungan Yang Berani Temani Nurdin Basirun

Hanya Kadis Perhubungan Yang Berani Temani Nurdin Basirun
Kadis Perhubungan Kepri Jamhur Ismail. (Foto : Dok)


-Pejabat Lainnya Tidak Kelihatan.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Penangkapan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, sangat mengagetkan lapisan masyarakat. Sebagian besar, mengaku tidak percaya Nurdin nekat melakukannya.

Namun, apa hendak di kata. KPK secara lantang menunjukkan bukti, bahwa orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tersebut terlibat praktik kasus tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah, atau janji terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan wilayah kecil Provinsi Kepri tahun 2018-2019.

Nurdin pun tak bisa berbuat apa-apa ketika ia bersama Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Kepri, Edi Sofyan, Kabid Perikanan Tangkap DKP Kepri, Budi Hartono dan Abu Bakar, pihak ketiga yang memberi sejumlah uang, ditangkap, digelandang ke Mapolres Tanjungpinang, seterusnya dibawa ke kantor KPK Jakarta.

Di balik rentetan kejadian ini, ada pemandangan aneh ketika Gubernur Kepri Nurdin Basirun, hendak digelandang KPK ke Jakarta, Kamis, (11/7/2019), melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang.

Dari sekian banyak pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov, ternyata hanya Kadis Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail, yang masih bersedia menemani sang Gubernur. Padahal, jabatannya masih melekat, yakni sebagai atasan pimpinan OPD ini. Luar biasa.

Sebagaiman yang kita ketahui, di Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, ada 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berarti ada 33 orang Kepala Dinas dan Kepala Badan. Ada juga 3 Asisten dan Staf Ahli, ditambah seorang Sekretaris Daerah, yang merupakan bawahan sang Gubernur.

Dari 33 Kepala Dinas di lingkungan pemerintahan Kepri, hanya ada satu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepri, Jamhur Ismail, yang mengantarkan Nurdin, satu tersandung OTT, dan 31 orang lainnya tak nampak.

Saat SIJORIKEPRI.COM melihat Jamhur keluar dari ruangan VIP, menanyakan, siapa saja Kepala Dinas yang ikut mengantarkan pak Gubernur, beliau mengatakan tidak ada nampak yang lain.

“Saya hadir dan mengantarkan adalah untuk memberi support moral ke Pak Nurdin,” ucapnya, saat bergegas menuju kendaraannya yang terparkir di halaman Gedung VIP.

Jamhur juga menambahkan, peristiwa apapun yang terjadi pada pak Nurdin, beliau itu masih Gubernur Kepri dan atasan saya, tidak ada salahnya saya antar dan temani sambil memberi support sebelum berangkat ke Jakarta.

“Siapa saja bisa melakukan kesalahan, kita kedepankan azas praduga tak bersalah, mari hormati proses hukum, dan kita tetap bekerja sesuai aturan,” pungkasnya. (Wak Tar)

Tags: , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan