banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Helman Dituntut 6 Bulan Penjara

Helman Dituntut 6 Bulan Penjara
01-04-2015 Helman Dituntut 6 Bulan Penjara

– Dugaan Penggelapan Dana Reklamasi Rp 3,6 M.

TANJUNGPINANG (SK) — Presiden Direktur (Presdir) PT Hermina Jaya, Helman, terdakwa dugaan kasus penipuan dan penggelapan dana reklamasi pasca tambang di Dabo Singkep Kabupaten Lingga sebesar Rp 3,6 miliar, dituntut selama 6 bulan pejara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan njuNegeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (1/4/2015).

Selain tuntutan kurungan dalam penjara itu, JPU Rudi Bona Sagala SH juga menyatakan, bahwa barang bukti yang telah disita sebelumnya, dikembalikan kepada penyidik untuk perkara lain atas nama Eltoto. Yang bersangkutan juga diketahui anak dari terdakwa Helman.

Menurut JPU, perbuatan terdakwa berawal sekitar Agustus tahun 2010 lalu, ketika terdakwa Helman meminta uang sebesar Rp 3,6 miliar untuk dana reklamasi pasca tambang kepada korban Chew Fatt, Direktur Trans Elite Mineral LTD, selaku rekan bisnis terdakwa.

Uang itu diserahkan oleh korban yang seharusnya disimpan di rekening Bank Riau Kepri (Bank Pemerintah-red). Namun oleh terdakwa, uang itu disimpan dan dibungakan melalui rekenin pribadinya di Bank CNIB.

Akibatnya, korban merasa dirugikan karena berdampak ditutupnya aktifitas pertambangan bauksit PT Hermina Jaya.

Uang itu disimpan sejak tahun 2009 hingga 2012 oleh terdakwa dengan total bunga yang diperoleh terdakwa Helman mencapai Rp 500 juta lebih.

Jalannya sidang perkara tersebut dipimpin Fathul Mujib SH didampingi Bambang Trikoro SH, serta Sugeng SH. Sementara terdakwa Helman sendiri, dalam sidang tuntutan tersebut, tanpa didampingi oleh penasehat hukumnya.

Terhadap tuntutan JPU tersebut, Helman secara lisan menyampaikan kepada majelis hakim akan mengajukan pembelaan (eksepsi) melalui kuasa hukumnya pada sidang pekan mendatang, sesuai batas waktu yang diberikan oleh majelis hakim.

“Saya akan mengajukan pembelaan pada sidang nanti, melalui pengacara saya,” ucap Helman menjawab pertanyaan majelis hakim atas tuntutan yang baru dibacakan oleh JPU.

Pada sidang sebelumnya, Helman mengakui telah mendapatkan aliran dana dari bunga deposito bank swasta, yakni CNIB yang ia simpan saat itu.

Bunga bank yang masuk ke rekining pribadi atas nama perusahaan dengan Direktur PT Hermana Jaya, yakni Eltoto tersebut merupakan milik korban Chew Fatt, Direktur Trans Elite Mineral LTD, selaku rekan bisnis terdakwa dalam usaha penambangan Bauksit di Dabo Singkap Kabupaten Lingga.

“Kisaran bunga bank dari deposito Rp 3,6 miliar untuk dana reklamasi tersebut saya dapatkan sebesar Rp10 juta lebih setiap bulannya. Hingga saat ini, bunga bank tersebut terus mengalir ke rekining perushaan atas naman Eltoto, yang merupakan anak saya sendiri,” ucap terdakwa Helman dalam keterangannya dihadapan majelis hakim beberapa waktu lalu.

Ketika ditanyakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rudi Bona Sagala SH kepada terdakwa tentang adanya surat keputusan Bupati Lingga, bahwa dana reklamasi tambang tersebut, yang harusnya disetorkan ke bank pemerintah, yakni Bank Riau Kepri dan bukan di Bank CNIB, Helman mengaku tidak mengerti tentang aturan tersebut.

“Surat keputusan bupati tersebut memang sudah saya terima, namun saya kurang faham maksudnya,” ucap Helman sambil tertawa cengengesan.

Disamping itu, Helman juga mengaku bahwa tahun 2012 lalu, PT Hermina Jaya pernah melakukan reklamasi lahan bekas tambang di Dabo Singkep seluas 30 hektar. Namun pada tahun 2013, surat izin usaha tambang yang dimiliki PT Hermina Jaya, tidak dapat diperpanjang lagi oleh Dinas Pertambangan Lingga.

Salah satu penyebabnya, karena dana reklamasi yang sedianya disimpang di bank pemerintah, ternyata disimpan di bank swasta, yakni di CNIB cabang Tanjungpinang.

“Penyimpanan dana reklamasi tersebut sudah ada, namun disimpan di bank CNIB. Hal itu juga atas persetujuan dari Dinas Pertambangan di Lingga,” kata Helman.

Perbuatan tersebut dinilai oleh JPU telah melanggar Pasal 372 KUHP, tentang penggelapan dan penipuan dana reklamasi tambang milik korbannya.(SK-APN)

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan