banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Hendak Berobat, Wanita Beranak Satu “DIPERKOSA”

Hendak Berobat, Wanita Beranak Satu “DIPERKOSA”
Kapolres Anambas, AKBP Junoto S.I.K, saat Jumpa Pers Kasus Pemerkosaan oleh SDI di Samping Kantor Polsek Siantan. (Foto : Rohadi)


Hendak Berobat, Wanita Beranak Satu “DIPERKOSA”

SIJORIKEPRI.COM, ANAMBAS — Hendak berobat, seorang wanita beranak satu berinisial, S, warga Batu Tambun, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Anambas, malah diperkosa SDI (32), tetangganya sendiri, Selasa, (9/10/2018), sekira pukul 08.30 WIB.

Tidak terima perlakuan tidak senonoh yang ia alami, S bersama suaminya, lantas melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Siantan. Tidak berapa lama, pelaku langsung diamankan.

Kapolsek Siantan, AKP Jufri Syam, mengatakan, kronologis kejadian bermula saat S hendak menemui orang tua pelaku, karena ia ketulangan (Ketelan Tulang, red). Orang tua pelaku akrab disapa Abah ini, berprofesi sebagai “orang pintar” alias dukun.

Di rumah Abah, korban dilayani oleh pelaku, yang tidak lain adalah salah satu anak Abah. Kebetulan, saat itu Abah tidak berada di tempat. Pelakulah yang melayani korban. Korban tidak menaruh curiga, karena mereka masih bertetangga.

Tersangka bertanya kepada korban dengan berkata “Mau ngapain?”. Korban menjawab hendak bertemu Abah, minta obat karena sakit ketulangan. Kemudian pelaku mempersilahkan korban menghampirinya.

Korban lalu duduk di sebelah pelaku. Saat inilah, tiba-tiba pelaku mendekap korban. Awalnya, korban masih bisa menepis dekapan tersebut. Namun, karena nafsu setan pelaku tidak terbendung, maka korban ditarik, dan terjadilan perbuatan asusila.

Pelaku selanjutnya memaksa membuka celana korban, dan korbanpun menarik kembali celananya, namun karena tenaga tersangka lebih kuat, akhirnya celana korban dapat dibuka oleh tersangka.

“Dan akhirnya terjadilah perbuatan perkosaan itu. Setelah tersangka klimaks, korban kemudian meninggalkan tersangka dan menceritakannya hal itu pada suaminya. Setelah dilakukan visum, kepada korban ternyata terjadi lecet dan ada cairan pada kemaluannya. Barang bukti sudah kita amankan,” kata Jufri.

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 285 dan Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun. (rd)

 

Tags: , , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan