banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Ini Caranya Karjono Lepaskan “GIGITAN BUAYA”

Ini Caranya Karjono Lepaskan “GIGITAN BUAYA”
Karjono, korban gigitan buaya, di kolam bekas tambang bauksit PT Lobindo, masih dirawat di RSUD Tanjungpinang. (Foto : Wak Tar)


Ini Caranya Karjono Lepaskan “GIGITAN BUAYA”
– Saat Mandi di Kolam Bekas Tambang Bauksit.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Karjono (50), penduduk Gesek, pemegang KTP Tanjungpinang yang menjadi korban gigitan keganasan buaya, di kolam bekas tambang bauksit PT Lobindo, di Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, yang kini terbaring dalam perawatan tim medis di RSUD Tanjungpinang.

“Kejadian ini sangat mengejutkan saya,” sebut korban, ketika ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, Minggu, (5/8/2018), malam.

Kejadian ini, ungkap korban, terjadi sekira pukul 17.30 WIB, saat kondisi selepas mandi, dan sedang jongkok mencuci pakaian yang kotor, usai bekerja di proyek, Jum’at, (03/08/2018), malam.

“Tak disangka muncul buaya dari sebelah kanan dan langsung menerkam paha dan betis saya. Dan saya berusaha melepaskannya dengan mencoba membuka mulut buaya, namun tak berhasil. Akhirnya saya mencolok mata kiri buaya, dan akhirnya terlepaslah gigitannya, namun kembali buaya menggigit dengkulnya dan dicolok kembali mata kirinya, dan akhirnya buaya pun meninggalkan saya,” ungkap korban Karjono.

Usai melepaskan gigitan buaya, ia berusaha naik menuju jalan ke tempat tinggalnya, di proyek yang jaraknya sekitar 200 meter dari kolam tersebut.

“Baru sekitar 20 meter, ada penduduk yang lewat naik motor, dan diantarkan ke rumah proyek. Dan setelah itu dibawakan ke Puskesmas untuk diambil tindakan pengobatan, dan akhirnya di rujuk ke Kijang, dan keesokan harinya baru saya di rujuk ke Tanjungpinang,” ungkapnya lagi.

Kemudian, malam Sabtu, langsung diambil tindakan operasi untuk mengobati luka-lukanya yang cukup banyak. Dan kini lagi dalam perawatan di RSUD Tanjungpinang.

Hingga saat ini, informasi yang diperoleh dari pihak keluarga korban (istrinya, Titik Nur) mengatakan, bahwa pihak perusahaan tempat korban bekerja sampai saat ini bertanggungjawab dalam hal pembiayaan korban. (wak tar)

 

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan