banner 740x400

banner 740x400

Isdianto Resmi Jabat “WAKIL GUBERNUR KEPRI”

Isdianto Resmi Jabat “WAKIL GUBERNUR KEPRI”
Penetapan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016 - 2021 oleh DPRD Kepri. (Foto : Munsy Bagus Utama)
– Ini Kronologis Pemilihannya.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Setelah melalui tahapan proses panjang dan melelahkan baik dari Partai Pengusung, Pansus dan Panlih DPRD Kepri, akhirnya DPRD Kepri menetapkan H Isdianto S.Sos MM, sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau sisa masa jabatan 2016 – 2021, yang telah terpilih secara aklamasi, pada Rapat Paripurna DPRD Kepri, dengan agenda Laporan Akhir Pansus DPRD Kepri Terhadap Penetapan Calon Tetap Wakil Gubernur Kepri, sekaligus Pemilihan Wakil Gubernur Kepri Sisa Masa Jabatan 2016 – 2021, di Gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis, (07/12/2017).

Sebelumnya Wakil Ketua Pansus Tatip Pilwagub Kepri, yang bertindak sebagai Jubir Pansus, Sahat Sianturi,membacakan laporan akhir Pansus.

“Pada agenda rapat paripurna ini diambil keputusan, bahwa, menetapkan, saudara H Isdianto S.Sos MM sebagai Calon Tetap Wakil Gubernur Kepri. sisa masa jabatan 2016 – 2021,” sebut Sahat Sianturi.

Setelah pembacaan laporan akhir pansus, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, selaku pimpinan sidang menawarkan kepada anggota sidang untuk menyepakati, menetapkan satu nama Calon Tetap Wakil Gubernur Kepri sebagai Calon Tunggal. Kemudian anggota sidang “Menyetujui” secara lisan.

Salanjutnya, Jumaga meminta Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi, untuk membacakan SK DPRD Kepri, tentang Penetapan Calon Tunggal Wakil Gubernur Kepri.

“DPRD Provinsi Kepri, menimbang, mengingat, memperhatikan, memutuskan, menetapkan, H Isdianto S.Sos MM sebagai Calon Tunggal Wakil Gubernur Kepri, sisa masa jabatan 2016-2021,” sebut Hamidi.

Setelah penandatangan tersebut, kemudian Jumaga meminta dengan hormat kepada Calon Tunggal Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021, untuk menandatangai Berita Acara Pakta Integritas terhadap visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Proses pemilihan Wakil Gubernur ini bukanlah suatu arena pertandingan yang menonjolkan rivalitas antara satu pihak dengan pihak lainnya untuk memenangkan satu dari dua orang calon kandidat. Tidak ada istilah menang dan kalah, karena baik yang terpilih maupun yang tidak adalah milik Partai Politik Pengusung atau Gabungan Partai Politik Pengusung,” ucap jumaga.

Kemudian pimpinan DPRD meminta persetujuan seluruh anggota sidang paripurna untuk menyepakati satu nama calon tunggal yang sudah ditetapkan untuk dipilih secara aklamasi sabagai calon terpilih Wakil gubernur Kepri. Selanjutnya secara aklamasi disetujui anggota sidang.

“Terima kasih, maka dengan ini diumumkan bahwa saudara H Isdianto S.Sos MM telah terpilih secara aklamasi sebagai Wakil Gubernur Kepri, sisa masa jabatan 2016-2021,” ucap Jumaga, sambil mengetuk palu.

Kemudian Jumaga menginstrukan kepada Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi, untuk membacakan SK DPRD Provinsi Kepri No. 41 Tahun 2017, tentang penetapan H Isdianto S.sos MM, sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau sisa masa jabatan 2016 – 2021.

“Menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, pertama, memutuskan, menetapkan, Saudara H Isdianto S.Sos MM, sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau sisa masa jabatan 2016-2021. Peresmian atas pengangkatan Wakil Gubernur sebagaimana dimaksud pada diktum ke satu, disampaikan oleh Gubernur kepada Presiden RI melalui menteri Dalam Negeri. Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Tanjungpinang, 07 Desember 2017. DPRD Kepri, Ketua Jumaga SH, ditandatangani,” sebut hamidi membacakan SK tersebut.

Kemudian, Jumaga meminta kepada Sekretaris DPRD Kepri, untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang akan disampaikan kepada Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri, selanjutnya Jumaga menutup Rapat Paripurna pada pukul 13:01 WIB.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, diawal pembukaan rapat mengatakan, Cawagub yang diusulkan 2 (dua) orang, namun sepanjang proses verifikasi, ternyata hanya terdapat satu nama Cawagub yang memenuhi syarat.

Sementara nama Cawagub yang lain, atas nama Agus Wibowo, dinyatakan gugur, karena sampai batas waktu yang ditentukan tidak juga melengkapi kekurangan persyaratan pencalonannya.

Sebelum penetapan Cawagub Kepri menjadi calon tetap Wakil Gubernur Kepri, terlebih dahulu pimpinan DPRD bersama-sama Panlih Wagub juga setelah melakukan kounsultasi kepada Menteri Dalam Negeri dan para ahli hukum, untuk meminta pendapat dan pertimbangan hukum.

Melalui pertimbangan dan pendapat hukum yang diperoleh dari Dirjen Hukum dan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM RI, Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional, dan mantan Hakim Agung RI, menyatakan bahwa berdasarkan kewenangannya DPRD Kepri sebagai lembanga perwakilan rakyat di Kepri, dapat melakukan dan atau mengambil kebijakan sebagai suatu terobosan hukum untuk menetapkan satu nama Cawagub Kepri.

Hal ini dapat dilakukan setelah melalui proses klarifikasi verifikasi, bahwa yang memenuhi persyaratan administrasi untuk dipilih dalam sidang rapat paripurna tanpa harus menunggu adanya nama calon penganti yang diusulkan oleh partai politik, ataupun gabungan parai politik mendukung melalui Gubernur Kepri.

Selanjutnya, pada tanggal 04 Desember 2017 yang lalu, Pimpinan DPRD menerima surat usulan Gubernur Kepri No 120/17/1719, tertanggal 30 November 2017, tentang Penetapan Calon Tetap Wagub Kepri, dan dalam surat Gubernur tersebut, disampaikan bahwa tidak diperoleh kesepakatan dari lima partai pengusung untuk mengusulkan dua nama calon yang sama. Gubernur menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD menindaklanjutinya sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Setelah mendapatkan laporan dari Ketua Panlih Wagub, pada Rapat Banmus pada (04/12/2017) yang lalu, Banmus memutuskan untuk melaksanakan agenda paripurna hari ini. Keputusan ini dipertimbangkan mengingat tugas Panlih telah melewati batas waktu yang telah ditentukan, sebagimana diatur pada ketentuan pasal 18 ayat 5 Peraturan DPRD Nomor 2 tahun 2017, bahwa pemenuhan kekurang dokumen kelengkapan calon dilakukan paling lama tujuh hari kerja, dan diberikan perpanajangn tujuh hari kerja juga.

Pada paripurna tersebut, Gubernur Kepri Nurdin tidak hadir karena tugas kerja di Jakarta, sehingga diwakilkan Sekda kepri, Arif Fadilla, 36 anggota DPRD Kepri, Kapolda Kepri, OPD Kepri, Instansi Vertikal, Ketua BP3KR, Pimpinan Perguruan Tinggi, Toga, Tomas, Ormas, Pers, dan dikawal ketat oleh Kepolisian dan Angkatan Darat, juga diharidi mantan Wakil Gubernur Kepri, Suryo Respationo. (SK-MU)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan