banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Juli 2018, BNN Kepri Ungkap Lima Kasus “NARKOBA”

Juli 2018, BNN Kepri Ungkap Lima Kasus “NARKOBA”
BNN Kepri saat menggelar Komfrensi Pers tentang Kasus Narkoba selama bulan Juli 2018, di Kantor BNN Provinsi Kepri. (Foto : Humas BNN Kepri)


Juli 2018, BNN Kepri Ungkap Lima Kasus “NARKOBA”

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri selama periode bulan Juli mengungkapkan 5 (lima) kasus peredaran gelap Narkoba yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau. Barang bukti narkotika yang disita berupa Sabu seberat bruto 8,958,44 (delapan ribu sembilan ratus lima puluh delapan koma empat puluh empat) gram, dengan jumlah tersangka 10 (sepuluh) orang. Demikian hal ini disampaikan oleh Humas BNN Provinsi Kepri, Marrini, kepada SIJORIKEPRI.COM, Rabu, (01/08/2018).

Dikatakan Marrini, adapun kelima kasus tersebut yaitu, pertama, pada hari Jum’at, 6 Juli 2018, sekira pukul 14.00 WIB, petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam, telah mengamankan seorang pria berinisial I (22) WNI. Dari tersangka disita Barang Bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu sebanyak 432 (empat ratus tiga puluh dua) gram yang dibawa dari Batam menuju Surabaya.

Tersangka kemudian diserahkan kepada BNNP Kepri untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Dari barang bukti narkotika Sabu yang disita, sebanyak 382,45 gram dimusnahkan dan sebanyak 49,55 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan persidangan. Atas perbuatannya tersebut tersangka I dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Kedua, pada hari Kamis, 19 Juli 2018 sekira pukul 16:45 WIB, di dalam Kamar 210 Hotel Sky Inn Botania, Kota Batam, telah dilakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial M.A (30) WNI. Dari tersangka disita Barang Bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat 2.055 (dua ribu lima puluh lima) gram.

Selanjutnya dilakukan pengembangan sekira pukul 20:30 WIB, di Perumahan Pondok Asri-Sungai Panas Kota Batam, dan dilakukan penangkapan terhadap 2 orang pria berinisial S (37) dan I (33) WNI. Dari tersangka disita Barang Bukti Narkotika Golongan I Jenis Sabu seberat 2,44 (dua koma empat puluh empat) gram.

“Atas kejadian tersebut Tersangka dan Barang Bukti diamankan dibawa ke BNNP Kepri untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Dari barang bukti narkotika Sabu yang disita, sebanyak 1.986,9 gram dimusnahkan dan sebanyak 70,54 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan persidangan. Atas perbuatannya tersebut tersangka M.A, S dan I dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya.

Ketiga, pada hari Minggu, 22 Juli 2018, sekira pukul 08:30 WIB, petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Hang Nadim Kota Batam, telah mengamankan dua orang pria berinisial M (33) dan M.I (30), WNI. Dari tersangka disita Barang Bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu sebanyak 1.023 (seribu dua puluh tiga) gram. Tersangka kemudian diserahkan kepada BNNP Kepri untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.

Dari barang bukti narkotika sabu yang disita, sebanyak 951,06 gram dimusnahkan dan sebanyak 71,94 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan persidangan. Atas perbuatannya tersebut tersangka M dan M.I dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Keempat, pada hari Selasa, 24 Juli 2018, sekira pukul 18:15 WIB, petugas Bea dan Cukai Pelabuhan Internasional Harbour Bay Kota Batam Provinsi Kepri telah mengamankan dua orang pria berinisial O (20) dan K (26), WNI, yang kedapatan menyimpan dan memiliki narkotika golongan I jenis Sabu.

“Dari kedua tersangka disita Barang Bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu sebanyak 186 (seratus delapan puluh enam) gram, yang disembunyikan didalam tubuh melalui anus. Tersangka kemudian diserahkan kepada BNNP Kepri untuk dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersebut tersangka O dan K dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” imbuhnya.

Kelima, sambung Marrini, pada hari Minggu, 29 Juli 2018, anggota pemberantasan BNNP Kepri mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seseorang yang bisa menyediakan/menjual beli narkoba jenis Sabu di Botania, Kota Batam.

Kemudian penyidik BNNP Kepri menindak lanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap saudara P (53) WNI, di Bakso Gunung Jodoh, Jalan Duyung, Batu Ampar, Kota Batam.

Pada saat ditangkap, lanjut Marrini, tersangka menguasai dan memiliki narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 5260 (lima ribu dua ratus enam puluh) gram. Kemudian dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap saudari L (36) WNI, di Bengkong Permai RT 01 RW 02, Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Komplek Nurul Jadid Blok D No.53, Kota Batam, dan ditemukan barang bukti berupa 2 (dua) unit timbangan digital.

“Dari pengungkapan kasus ini, BNNP Kepri berhasil membekuk 2 (dua) orang tersangka dengan total barang bukti narkotika golongan I jenis Sabu seberat bruto 5260 (lima ribu dua ratus enam puluh) gram. Atas perbuatannya tersebut tersangka P dan L dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (wak tung/r)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan