Kakek Pengemis di Dumai Cabuli Anak Balita

Kakek Pengemis di Dumai Cabuli Anak Balita
Ilustrasi (Foto : Dadang Hermansyah/KORAN SINDO)

DUMAI (SK) — M (78 tahun), seorang kakek yang saban hari hidup dari mengemis di Kotamadya Dumai, Riau, tega mencabuli seorang anak berinisial B (4 tahun).

Menurut Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, melansir merdeka.com, Senin (21/12), M ditangkap polisi setelah kepergok mencabuli B. B merupakan warga Jalan Syeh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kotamadya Dumai, Riau. Sedangkan M sehari-hari berprofesi sebagai pengemis.

“Saat kejadian, pelaku mendatangi korban yang tengah asyik bermain di halaman rumah temannya. Saat itu, M sempat mengajak bocah berumur 4 tahun ini ngobrol,” kata Guntur.

Setelah lama berbicara, muncul niat jahat M, ditambah lagi kondisi pada saat itu sedang sepi. Tangan pelaku menggerayangi kemaluan korban.

“Perbuatan M kepergok teman korban yang usianya jauh lebih dewasa. Teman korban langsung menegur M, yang saat itu sedang asyik berbuat cabul terhadap korban,” ujar Guntur.

Karena kepergok, M pun menghentikan kelakuan mesumnya. Warga Jalan Terikat, Dumai, langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. Sementara korban hanya terdiam.

“Kemudian korban pulang ke rumah, dan mengadukan yang dialaminya kepada keluarganya,” ucap Guntur.

Mendengar cerita korban, keluarga langsung melaporkan kejadian itu ke polisi, berharap kakek cabul itu segera ditangkap dan dihukum.

“Setelah mendapat laporan keluarga korban, polisi langsung mencari pelaku dan berhasil menangkapnya. Saat ini pelaku ditahan dan akan dijerat UU perlindungan anak karena melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur,” tutup Guntur. (sk-lu/ary)

Tags:
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

banner 740x400

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan