Karena Sering Nonton Tujuh Manusia Harimau, Bocah SD Bunuh Temannya

Karena Sering Nonton Tujuh Manusia Harimau, Bocah SD Bunuh Temannya
Sering Nonton Tujuh Manusia Harimau, Bocah SD Bunuh Temannya. (Foto : www.hotmagz.com)

ROKAN HULU (SK) — Hari Selasa malam kira-kira jam 22. 00 WIB, Hasrandra, bocah kelas 1 SD Yayasan Islam Zaidar Yahya, wafat setelah sebelumnya dikeroyok oleh 5 rekannya di sekolah.

Pengeroyokan Hasandra ini rupanya di inspirasi atau di pengaruhi sinetron Tujuh Manusia Harimau yang tampil di tv swasta nasional.

Randa, panggilan akrab Hasandra waktu itu bermain silat-silatan berbarengan sebagian rekan-temannya menirukan style di sinetron itu.

Dalam permainan itu, rekan-rekan Randa ada yang memukul dan menendang serta ada juga yang memukul dengan sapu seperti sinetron pertandingan.

Hal semacam itu dibenarkan oleh Hamsanah, Kepala SD Islam Yahya di Yayasan Zaidar Yahya Pasirpengaraian, Rokan Hulu, Riau, melalui pernyataan kawan-kawan Randa.

Peristiwanya menurut Hamsanah, saat saat istirahat korban bermain dengan mempraktikkan style harimau, seperti yang ada didalam sinetron Tujuh Manusia Harimau.

“Namanya anak-anak, mungkin saja tengah bergurau. Waktu itu memanglah ada pemukulan memakai sapu.

Namun sapunya itu terbuat berbahan plastik, serta tangan rekannya juga lebih kecil dari gagang sapu yang dipakai untuk memukul Randa, ” terang Hamsanah.

Sesudah peristiwa itu Randa lebih pendiam, serta yang lebih kronis Randa mengalami kelumpuhan hingga ruang geraknya jadi sangatlah terbatas.

Keadaan buruk Randa juga disadari oleh Hasrul, bapak korban, di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu.

“Sebelumnya, Randa senantiasa bermain dengan rekannya dengan penuh senyuman serta tawa. Sesudah peristiwa itu, Randa senantiasa murung serta tidak pernah lagi tampak ceria, ” tutur Hasrul.

Saat sebelum wafat, disadari Hasrul, anak tercintanya itu senantiasa diam serta cuma bicara sekedarnya. Kesibukan sehari-harinya Randa cuma berbaring.

Bila bergerak juga mesti dibantu serta digendong orang lain. Makin hari keadaan Randa makin jelek, sampai pada akhirnya dia wafat pada hari Selasa (malam Rabu) jam 10 malam. Demikian seperti dilansir sebarkanlah.com. (sk-lu)

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan