banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Kebakaran di Meral, Damkar Karimun Tak Kunjung Datang

Kebakaran di Meral, Damkar Karimun Tak Kunjung Datang
Dua Hektar lahan berhasil dipadamkan Polsek Meral dibantu Polsek Tebing, Koramil 04 dan masyarakat, berjibaku memadamkan api selama 5 jam di lahan gambut di RT 4, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat. (Foto : Polsek Meral)


Kebakaran di Meral, Damkar Karimun Tak Kunjung Datang

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Kapolsek Meral dibantu Kapolsek Tebing, Danramil 04 dan masyarakat, berjibaku memadamkan api selama 5 jam di lahan gambut di RT 4, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, seluas lebih kurang 2 (dua) Hektar. Pemadam kebakaran milik Pemkab Karimun ketika dihubungi berulang kali, namun tetap tidak juga hadir, Kamis, (19/9/2019).

Kapolsek Meral, AKP Hadi Sucipto bersama Kapolsek Tebing, AKP Fian Agung Wibowo SH SIK, dan Danramil 04 TBK, serta warga mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 10.00 WIB. Kemudian, pukul 10.45 WIB api berhasil dipadamkan secara manual dan juga menggunakan alat semprot milik Polsek Meral dan Polsek Tebing, serta 1 unit mesin air Robin dari Polsek Tebing, sehingga api tidak meluas.

“Namun sekira pukul 11.15 WIB kebakaran terjadi kembali, akibat dari lahan gambut yang terbakar cukup tebal. Sehingga dilakukan pemadaman kembali,” jelas Kapolsek Meral.

Pada kebakaran yang kedua, lanjutnya, pemadaman dilakukan oleh Polsek Meral dengan mengerahkan 10 personil, Polsek Tebing 10 personil, Koramil 04 sebanyak 8 personil, Satsabhara 8 personil, serta Warga masyarakat 6 personil dan dibantu Pemadam Kebakaran dari PT. Saipem 1 unit dengan 8 personil.

“Sebelumnya, Pemadaman dilakukan dengan cara manual dengan menggunakan dua alat semprot milik Polsek Meral dan dua milik Polsek Tebing, serta 1 unit mesin air milik Polsek Tebing,” kata Hadi Sucipto.

Berhubung Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkab Karimun setelah dihubungi berulang kali tidak juga hadir, maka Kapolsek Meral minta bantuan 1 Unit Mobil pemadam kebakaran milik PT. Saipem Karimun.

“Kendala yang dihadapi saat pemadaman, dimana ketika kita mencoba menghubungi Mobil Pemadam Kebakaran milik Pemkab Karimun berulang kali tapi tidak hadir. Malah kita dibantu Mobil Pemadam kebakaran milik PT. Saipem Karimun,” jelasnya.

Kendala lain, lahan gambut yang sangat tebal menghambat pemadaman. Atasnya sudah dapat kita padamkan tapi dibagian bawah menyala kembali apinya. Tinggi dan dalamnya semak belukar gambut yang terbakar, membuat kami kesulitan untuk bergerak.

Setelah berjibaku dengan api selama 5 jam, sekira pukul 15.15 WIB api berhasil dipadamkan. Luas lahan gambut yang terbakar seluas lebih kurang 2 Hektar. Selanjutnya dilakukan pendinginan, agar api tidak muncul kembali dengan menggunakan AWC Satsabhara dan mobil Pemadam Kebakaran milik PT. Saipem. Sekira pukul 17.15 WIB kegiatan pemadaman dan pendinginan lahan gambut selesai dilaksanakan.

“Dihimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan pertanian, apalagi di lahan gambut,” pungkas Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto. (Wak Fik)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan