banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Kejati Kepri Amankan Rp 7,1 Milyar Uang Kasus “Korupsi Proyek UMRAH”

Kejati Kepri Amankan Rp 7,1 Milyar Uang Kasus “Korupsi Proyek UMRAH”
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mengamankan milyaran uang Negara hasil korupsi dari berbagai kasus di Provinsi Kepri. (Foto : Wak Tung)


Kejati Kepri Amankan Rp 7,1 Milyar Uang Kasus “Korupsi Proyek UMRAH”
– Dan Rp 4,7 Milyar Berasal dari Kasus Korupsi Bidang DATUN.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mengamankan milyaran uang Negara hasil korupsi dari berbagai kasus, dan telah menerima pengembalian uang Negara tesebut.

Total uang Negara yang dikembalikan tersebut sekira Rp 11,8 Milyar, yang terdiri dari Rp 7,1 Milyar (Pidana Khusus), dari kasus korupsi di Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) yang berdasarkan putusan pengadilan menjatuhkan hukuman terhadap 4 tersangka.

Sedangkan sisanya sekira Rp 4,7 milyar lagi berasal dari kasus korupsi bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), yaitu kasus BPJS, Pelindo, PLN dan kasus pengelolaan daerah Kota Batam.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, DR Asri Agung SH MH, saat press rilis, di Kantor Kejaksaan Tinggi Kepri, Rabu, (08/08/2018), siang.

“Dari formulasi pembuktian di persidangan, ini sudah terakumulasi semua. Kita mengacu kepada pembuktian di persidangan. Uang ini kita ambil dari BRI, selanjutnya nanti oleh bendaharawan penerima kita, uang ini akan disetorkan ke Negara,” ujarnya.

“Saya mohon dukungan kawan-kawan wartawan sekalian, agar kedepannya Kejaksaan bekerjasama dengan aparat penegak hukum lainnya bisa lebih optimal lagi dalam mengamankan upaya-upaya yang merugikan keuangan Negara,” pungkasnya. (wak tung)

 

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan