banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Kepala Robek, Mata Lebam

Kepala Robek, Mata Lebam
Harmani, warga Padang Kurak, Ranai, menjalani perawatan medis di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ranai. (Foto : Ist)


Kepala Robek, Mata Lebam
– Harmani Dianiaya dan Nyaris Dibunuh.
– Pelaku Diduga Pengojek.

SIJORIKEPRI.COM, NATUNA — Harnani, warga Padang Kurak, Ranai, Natuna, dianiaya dan nyaris dibunuh oleh pria tidak dikenal, diduga berprofesi pengojek, di sekitar Bendungan Tapau, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kamis, (10/10/2019,) sekira pukul 20.15 WIB.

Akibat kejadian, wanita berumur 45 tahun tersebut, mengalami cedera cukup parah. Bagian kepalanya mengalami luka robek dan mata sebelah kiri lebam dan membiru. Saat ini, korban telah menjalani perawatan medis di ruangan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ranai.

Menurut keterangan Wahidah, orang tua korban, kejadian bermula, ketika anaknya hendak mengambil madu, jalan menuju ke Kecamatan Bunguran Batubi, Kamis, (10/10/2019) malam, sekira pukul 19.15 WIB. Karena lokasi yang hendak dituju terbilang jauh, lantas korban memanfaatkan jasa pengojek.

Awalnya, tidak ada firasat atau tanda-tanda aneh diperlihatkan pengojek tersebut. Namun, entah apa sebabnya, pengojek ini tiba-tiba menghentikan kendaraan di seputaran Bendungan Tapau, Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah.

”Pengojek tersebut langsung menarik anak saya. Lalu, melakukan penganiayaan. Bagian kepalanya mengalami luka robek dan mata sebelah kiri lebam dan membiru,” ujar Wahidah.

Saat kejadian, anaknya melakukan perlawanan. Meski kepalanya bersimbah darah, matanya lebam, upaya perlawanan terus dilakukan.

“Anak saya berupaya membela diri dan berjuang sekuatnya dari cengkraman pelaku yang berusaha melumpuhkan anak saya. Ada kesempatan, ia mendorong pelaku sekuatnya hingga terbanting. Kondisi ini dimanfaatkan anak saya untuk kabur, meninggalkan lokasi. Dengan cepat ia berlari ke arah hutan,” terang Wahidah.

Dalam pelarian ini, korban sempat menginap di hutan semalam. Ia takut keluar. Pagi harinya, barulah korban berani keluar hutan, dan minta bantuan warga yang sedang melintas pakai sepeda motor.

”Melihat anak saya bersimbah darah, pengendara sepeda motor ini ketakutan dan tak berani menolong anak saya,” ujarnya.

Selanjutnya, ada mobil pick up lewat. Anaknya langsung minta tolong dan ia dilarikan ke Padang Kurak. Selanjutnya, korban dilarikan ke rumah sakit.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Hendrianto SH MH, diminta keterangan membenarkan kejadian ini. Saat ini, aparat tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

”Kita tengah memburu pelaku,” kata Hendrianto, mengaku tengah berada di Bandung, Jumat, (11/10/2019), malam.

Karena pelaku belum diamankan, Hendrianto mengaku belum bisa menduga apa motif penganiayaan ini. ”Kita akan tangkap pelaku. Setelah kita minta keterangan nanti, barulah bisa diketahui apa penyebab insiden ini,” katanya. (nard)

Click to rate this post!

[Total: 7 Average: 3.4]

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan