banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Kerjasama Dengan BC, Polda Kepri Amankan “66 KG SABU”

Kerjasama Dengan BC, Polda Kepri Amankan “66 KG SABU”
Kerjasama dengan BC, Polda Kepri Amankan jaringan Peredaran narkoba yang dilakukan sindikat Internasional dan antar Provinsi. (Foto : Humas Polda Kepri)

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Hasil Kerjasama penyelidikan antara Polda Kepri dan BC (Bea Cukai), akhirnya berhasil mengamankan 66 Kg, atau 66.043 (enam puluh enam ribu empat puluh tiga) gram yang diduga Narkoba Jenis Sabu, yang berawal dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai, di Cargo Bandara Internasional Hang Nadim, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Peredaran narkoba yang dilakukan jaringan sindikat Internasional dan antar Provinsi itu diungkapkan Kapolda Kepri, melalui Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga, dalam laporannya, Senin, (29/01/2018).

Erlangga menjelaskan, hasil penyelidikan Dit Resnarkoba Polda Kepri dan Bea Cukai, telah berhasil diamankan 2 (dua) orang tersangka, BW Alias AS Alias MS Alias FL Bin Endri Mardianto (27), laki-laki, pekerja bengkel, yang beralamat Jalan Serai Simpang Gatot Subroto VIII, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kalimantan Selatan.

“Satunya lagi, ZA Alias U Alias BP Alias AF Bin Mahyudin (28), laki-laki, alamat Jalan Sepakat Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan,” ungkapya.

Kronologis Kejadian berawal dari tindakan pemeriksaan X-Ray oleh Petugas BC di Cargo Bandara Internasional Hang Nadim, pada tanggal 16 Januari 2018, pukul 10.15 WIB. Kemudian ditemukan BB Narkotika diduga Sabu pada 2 koli (4 Kardus) barang Expedisi milik (PT. IDL) Batam, yang belum diketahui siapa pemiliknya, dengan alamat tujuan pengiriman yaitu (PT. DC) Jalan Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan.

“Kemudian Pelugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan Petugas Bea & Cukai berangkat ke Jakarta, untuk melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Kemudian pada hari Jumat, (19/01/2018) sekira pukul 13.40 WIB, petugas melakukan penangkapan terhadap Tersangka BW dan Tersangka Z Alias U yang datang ke Gudang PT DC Jalan Pancoran 2 No 3 Jakarta Selatan untuk mengambil 4 Kardus Detergen BOOM POWER yang berisi 62 (enam puluh dua) paket Bungkus Narkotika Jenis sabu dengan berat kurang Iebih 66.043 (enam puluh enam ribu empat puluh tiga) gram.

Setelah 2 (dua) orang tersangka diambil keterangan, menjelaskan bahwa tersangka mengambil 4 (empat) kardus Merk Detergen BOOM POWER berisi 62 Bungkus Aluminium Foil yang berisi Serbuk Kristal diduga Narkotika jenis sabu tersebut, dari Gudang (PT. DC) Jakarta, atas perintah dan arahan Sdr. B (DPO). Sedangkan upah dari kedua tersangka tersebut belum dibicarakan oleh tersangka dengan Sdr B.

Keterangan lain yang didapat, yang bersangkutan spesialis pengiriman sabu antar Provinsi, dan jalur pengiriman sabu, diantaranya Medan – Jakarta, Jakarta – Surabaya, Palembang – Surabaya, Pekanbaru – Surabaya, Pontianak – Surabaya, Batam – Tangerang, dan Jakarta – Banjarmasin.

“Sedangkan paket barang yang berisi narkoba tersebut, dikirim dari Singapura, melalui jalur laut oleh PT. AEO tujuan Batam,” jelasnya.

Modus Operandi yang dilakukan pelaku dengan menaruh diselangkangan, dengan upah Rp.12.000.000 sampai dengan Rp. 14.000.000,-, juga dengan pengiriman dengan menggunakan mesin cuci bekas (9,5 Kg) dengan upah sebesar Rp.120.000.000, dan paket narkoba tersebut dikemas dalam kemasan detergen Boom Power yang berisi 62 bungkus kemasan teh China.

Dilokasi tempat pengiriman terakhir di Perumahan Modern Land, Tangerang, saat digeledah, ditemukan beberapa unit mesin cuci, bekas yang diduga digunakan sebagai alat penyimpanan shabu pada saat pengiriman tanggal 5 Januari 2018.

“Untuk mengelabui petugas, tersangka menggunakan identitas KTP Palsu untuk mengambil paket sabu tersebut,” imbuhnya.

Adapun BB (Barang Bukti) yang berhasil disita petugas, diantaranaya berupa
4 (empat) Karton berisi 16 bungkus Deterjen Boom Power dimana setiap bungkus detergen boom super berisi 3 sampai 4 teh china, yang berisikan serbuk kristal yang diduga sabu. Total ada 62 bungkus teh china, dengan berat bruto 66.043 (enam puluh enam ribu empat puluh tiga) gram Shabu.

Kemudian 1 (satu) unit Handphone merk Slomy warna hitam MIA 1 dengan Nomor 0812 5865 2094 (milik Z), 1 (satu) unit Handphone merk Nokia N1280 warna merah dengan Nomor 08l2 5618 7128 (milik Z), 4 (empat) lembar KTP asli an. BW dan KTP palsu an. AS, an MS dan an. FL bin Endri Mardianto (milik BW), 1 (satu) unit handpone Merk Samsung Galaxsi S7 dengan nomor 081935674028 (milik Z), dan 3 (tiga) buah KTP An. Z. An. BP Dan an. AF (milik Z ).

“Tersangka melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republuk Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkasnya. (SK-MU/R)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan