banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

KPK Datang Lagi, Pejabat Pemprov Kepri Ketakutan

KPK Datang Lagi, Pejabat Pemprov Kepri Ketakutan
KPK melakukan penggeledahan beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri. (Foto : Ist)


KPK Datang Lagi, Pejabat Pemprov Kepri Ketakutan

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali minta keterangan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, terkait dugaan kasus gratifikasi Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun, Rabu, (18/9/2019).

Selain memeriksa pejabat, komisi anti rasuah ini juga melakukan penggeledahan beberapa kantor pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri.

Pejabat yang diminta keterangan adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Kepri Abu Bakar, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri, Andri Rizal, Kepala Dinkes Kepri, Tjetjep Yudiana dan pejabat lainnya.

Sementara, penggeledahan dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Kepri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepri, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pariwisata dan sebagainya.

Kehadiran beberapa penyidik KPK yang mendapat pengawalan ketat aparat polisi ini, terlihat membuat ketar ketir pegawai mau pun pejabat Pemprov Kepri. Bahkan, tak seorang pun pejabat berani memberi statemen apa saja yang ditanya KPK terhadap dirinya.

”Tak ingat lagi apa yang ditanya KPK. Lupa,” kata Kadis PUPR Kepri, Abu Bakar, usai diperiksa. Abu bakar pun terlihat tergesa-gesa meninggalkan lokasi saat insan pers berusaha minta keterangan darinya.

Pejabat lain Pemprov Kepri lain pun juga demikian. Mereka terkesan ambil sikap tutup mulut terkait pemeriksaannya.

Dari beberapa pejabat yang enggan buka suara, hanya seorang yang masih berani berkomentar. Pejabat itu adalah Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri Heri Mochrizal.

”Saya sudah diminta keterangan belum lama ini. Kehadiran saya hanya mengantar dokumen yang diminta KPK saja,” kata Heri Mochrizal.

Pria ini mengatakan, buat apa takut jika tidak melakukan tindakan yang macam-macam. Terus terang, katanya, ia sangat kooperatif dengan sikap KPK. Karena ia yakin tidak melakukan hal negatif selama ini.

Terpisah, Juru Bicara, KPK Febri Diansyah, mengatakan, penggeledahan berikut penyelidikan terhadap pejabat Pemprov Kepri ini terkait dugaan kasus gratifikasi atau suap Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun.

”Beberapa dokumen kita amankan sebagai bahan pengembangan kasus,” kata Febri Diansyah.

Kasus ini akan terus didalami. ”KPK akan tuntaskan kasus ini,” pungkasnya. (tim)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags:
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan