banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

KPK Periksa Rumah Pengusaha dan Ajudan Nurdin Basirun

KPK Periksa Rumah Pengusaha dan Ajudan Nurdin Basirun
Salah satu lokasi penggeledahan KPK, yakni Gedung Daerah Tanjungpinang. (Foto : Rans)


KPK Periksa Rumah Pengusaha dan Ajudan Nurdin Basirun

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Hingga saat ini, KPK RI telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi, kasus tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah, atau janji terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan wilayah kecil Provinsi Kepri tahun 2018-2019, yang melibatkan mantan gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa, (23/7/2019), mengatakan, lokasi itu adalah ruang kerja Gubernur Kepri di Kantor Gubernur Dompak, Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kepri, Gedung Daerah Tanjungpinang, yang jadi rumah dinas Nurdin Basirun saat menjabat Gubernur Kepri, rumah pribadi Nurdin di Bukit Senang, Kelurahan Tanjung Balai Kota,Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, dan kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, di Jalan Raja Haji Fisabilillah Kilometer V Atas, Tanjungpinang.

Lokasi lainnya, kediaman pengusaha atas nama Kock Meng, pihak pemegang izin prinsip pengelolaan lahan reklamasi Tanjungpiayu, Batam, kediaman salah seorang ajudan Nurdin Basirun saat menjabat Gubernur Kepri di Perumahan Anggrek Mas, Kota Batam, dan kediaman Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Budi Hartono.

Langkah ini diambil KPK, sebagai bagian dari penyidikan kasus ini. ”Kita berharap, semua pihak menghormati langkah hukum yang diambil KPK,” kata Febri.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, dalam siaran persnya mengatakan, mantan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Kepri, Edi Sofyan, Kabid Perikanan Tangkap DKP Kepri, Budi Hartono dan Abu Bakar, pihak swasta, ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, sebagai tersangka, kasus tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah, atau janji terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan wilayah kecil Provinsi Kepri tahun 2018-2019. Nurdin juga dijerat kasus grativikasi yang berhubungan dengan jabatannya.

Basaria Panjaitan, mengatakan dengan penetapan status tersangka empat orang ini, maka KPK akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

”Praktek ini telah beberapa kali terjadi di daerah. Dan kepala daerahnya terus kita ingatkan. Tim Korsub pencegahan KPK sebenarnya sudah keliling, ke seluruh provinsi, berbicara pelayanan terpadu satu pintu. Namun, masih ada juga yang nekat,” kata Basaria Panjaitan.

Kronologis penangkapan, Basaria Panjaitan menjelaskan, tim KPK menerima laporan ada penyerahan uang di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Pelakunya Abu Bakar, pihak swasta, dengan Kabid Perikanan Tangkap DKP Kepri, Budi Hartono. Selanjutnya, KPK melakukan pengecekan di lapangan. Dan, diketahui akan terjadi dugaan penyerahan uang.

Tim KPK akhirnya mengamankan Abu Bakar, pihak pemberi, Rabu, (10/7/2019), sekira pukul 13.30 WIB. Disaat bersamaan, tim KPK mengamankan Kabid Perikanan Tangkap DKP Kepri, Budi Hartono, yang hendak meninggalkan lokasi pelabuhan tempat bertransaksi. Dari tangan Budi Hartono, KPK mengamankan uang sejumlah 6000 dolar Singapura.

Setelah itu, KPK membawa pengusaha dan Budi Hartono, ke Mapolres Tanjungpinang. Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, KPK minta dua staf Dinas Kelautan Kepri, dua pegawai DKP Kepri, Aulia Rahman, dan Muhammad Shalihin, untuk diminta keterangan, Rabu, (10/7/2019), pukul 18.30 WIB.

Secara paralel, KPK langsung mengamankan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dari rumah dinasnya, Gedung Daerah, Tanjungpinang. Di rumah dinas tersebut, juga ada Kadis Lingkungan Hidup Kepri, Nilwan.

Dari sebuah tas Nurdin, KPK berhasil mengamankan uang sejumlah, 43.942 Dolar Singapura, 5303 Dolar US, 5 euro, 407 Ringgit Malaysia, 500 real, Rp132.610.000. Dan Nurdin dan Nilwan pun digelandang ke Mapolres Tanjungpinang. (Wak Zek)

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan