banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Mahasiswa Karimun “TAMPIL di SURAKARTA”

Mahasiswa Karimun “TAMPIL di SURAKARTA”
Mahasiswa Karimun, saat tampil event Internasional Solo 24 Jam Menari, di ISI Surakarta. (Foto : Ist)


Mahasiswa Karimun “TAMPIL di SURAKARTA”
– Sempena Hari Tari Dunia.

sijorikepri.com, JOGJAKARTA — Mahasiswa Karimun tampil di event Internasional Solo 24 Jam Menari, bertempat di ISI Surakarta, 29-30 April 2018.

Mereka membawakan Tarian Melayu, dengan menghadirkan beberapa venue di Pendopo, Teater Besar, Teater Kecil, Teater Terbuka dan halaman depan Rektorat ISI Surakarta.

Humas Keluarga Pelajar Mahasiswa Kepulauan Riau – Kabupaten Karimun Jogjakarta (KPMKR-KKJ), Nurlaili Izzati, mengatakan, bahwa penari yang diturunkan berasal dari Sanggar Selendang Delime.

Persiapan yang dilakukan selama dua bulan dalam penggarapan tari dan musik menjadi bekal bagi mahasiswa Kabupaten Karimun di Jogjakarta untuk mencapai hasil yang maksimal.

“Alhasil, dengan mengangkat judul tarian “Sapu Laman” yang menggabungkan beberapa gerak dasar Melayu, seperti Langgam dan Joget Melayu, Sanggar Selendang Delime sukses menghibur penonton dari berbagai daerah di Indonesia dan pelaku, serta turis dari mancanegara yang hadir di ISI Surakarta,” jelas Nur, sapaan akrab Nurlaili Izzati.

“Kami membawa 35 orang yang merupakan penari dan pemusik, serta crew yang seluruhnya merupakan mahasiswa Kabu Karimun yang kuliah di Jogjakarta, untuk mempersiapkan penampilan ini dengan sebaik mungkin,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan, apa yang dijelaskan Fandy Tamara, selaku manager Sanggar Selendang Delime, mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bupati Kabupaten Karimun, H Aunur Rafiq dan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Karimun, H Zamri, yang telah mendukung kami baik secara moril maupun materil.

“Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bupati Kabupaten Karimun, H Aunur Rafiq dan Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Karimun, H Zamri, yang telah mendukung kami baik secara moril maupun materil, hingga kami sukses mengenalkan seni dan budaya melayu Kabupaten Karimun di event internasional ini,” ucapnya.

Ia mengharapkan, dengan mengikuti kegiatan ini, Sanggar Selendang Delime yang seluruhnya merupakan mahasiswa Karimun mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Duta daerah untuk memperkenalkan Seni dan Budaya Kabupaten Karimun untuk lebih dikenal oleh seluruh masyarakat di Indonesia maupun Manca Negara.

“Yang nantinya akan berdampak positif pula untuk kemajuan di berbagai sektor di kabupaten Karimun,” tambah Nurlaili, meneruskan ucapan Fandy Tamara (Manager Sanggar Selendang Delime), di Asrama Putra Tapak Badang.

Nurlaili juga menyampaikan apa yang dikatakan Ketua Umum KPMKR-KKJ, Aziz Effendi Lubis, di Asrama Tapak Badang.

“Alhamdulillah Sanggar Selendang Delime Mahasiswa Karimun di Yogyakarta telah berhasil menampilkan tarian terbaiknya di Event Internasional Solo 24 jam menari. Saya sebagai Ketua Umum mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Bupati dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun yang mendukung kami dari proses latihan hinggan penampilan,” ujarnya.

Ini, sambungnya, membuktikan bahwa Kabupaten Karimun mampu bersaing di tingkat Internasional.

“Harapan saya, semoga Sanggar Selendang Delime Mahasiswa Karimun di Yogyakarta, bisa terus menciptakan karya-karya terbaiknya dan dapat lebih memperkenalkan nama Kabupaten Karimun di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” harapnya. (fik)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan