banner 740x400

banner 740x400

Mayat Warga Kampung Bugis “DITEMUKAN di PANTAI RIMBA JAYA”

Mayat Warga Kampung Bugis “DITEMUKAN di PANTAI RIMBA JAYA”
Jenazah Aras, Warga Kampung Bugis, ketika di RSUD Tanjungpinang. (Foto : Untung/Munsyi Bagus Utama)

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Seorang warga Kampung Bugis bernama Aras (42), yang sehari-hari bekerja sebagai penambang boat, ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam boat miliknya, oleh penduduk di Pantai Kawasan Rimba Jaya, Batu 2, Tanjungpinang.

Istri Almarhum, Mulyati (41), mengatakan, mayat suaminya ditemukan warga sekitar Pukul 11:00 WIB, Minggu, (01/10/2017).

Mulyati mengungkapkan, bahwa suaminya keluar rumah pada haru Sabtu pagi, dan rencana malamnya akan pergi mancing bersama temannya orang Bandung.

Pada Minggu pagi ketika suaminya belum pulang, Mulyati belum merasa curiga apapun. Namun ketika sore harinya baru Ia mencoba mencari suaminya.

“Saya cari ke plantar-plantar, tetap juga tidak menjumpai suami saya,” kata wanita yang bekerja sebagai cleaning service di RSUD Tanjungpinang itu, Senin, (02/10/2017), di depan pintu kamar mayat.

Mulyati mengetahui, kalau suaminya sudah meninggal dan mayatnya ditemukan di Rimba Jaya setelah mendapat kabar dari warga.

“Bagaimana saya tidak sedih. Suami saya itu baik sekali orangnya. Saya tahu ini memang sudah taqdir dan suratan umur suami saya. Saya ikhlas. Tapi bagaimana dengan 4 orang anak saya yang masih sekolah,” ucapnya lirih, sambil mengusap air matanya.

Mulyati dan beberapa keluarganya yang ada di lokasi kamar mayat menceritakan, bahwa Almarhum sebelumnya tidak pernah mengeluh ada penyakit.

“Sebelum meninggalkan rumah, Almarhum kelihatan sehat-sehat saja,” ungkapnya.

Saat hendak mengambil gambar, Almarhum di ruangan mayat, memang terasa aroma tidak sedap menusuk hidung, dan menurut keluarga korban, mayat sudah membengkak.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwi Hatmoko Wiroseno, saat dikonfirmasi lewat selulernya, membenarkan penemuan mayat tersebut, dan mengatakan, bahwa mayat ditemukan sudah mulai membusuk, dikarenakan sudah membengkak.

“Untuk mayat sudah dilaksanakan vusum, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya. (SK-MU)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan