Menuju Tanjungpinang “GEMILANG”

Menuju Tanjungpinang “GEMILANG”
Sidang Paripurna HUT Kota Otonom Tanjungpinang Ke-15. (Foto : Dedi Yanto)

– Sidang Paripurna HUT Kota Otonom Tanjungpinang Ke-15

TANJUNGPINANG (SK) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kota Otonom Tanjungpinang yang ke-15, di Ruang Utama Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Senin (17/10/2016).

Paripurna istemiwa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Suparno, didampingi Wakil Ketua I Ade Angga, Wakil Ketua II Ahmad Dani, beserta seluruh Anggota DPRD Kota Tanjungpinang. Dan unsur Sekretariat yang dipimpin oleh Sekwan, Abdul Kadir Ibrahim.

Paripurna terbuka ini juga dihadiri oleh Gubernur Kepri, diwakili Asisten I Pemerintah Provinsi Kepri Reni Yusneli, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, serta seluruh Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

Tampak juga mantan Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan, Ketua LAM Provinsi Kepri, LAM Kota Tanjungpinang, tokoh masyarakat, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Tanjungpinang, Ormas dan LSM, para Camat dan Lurah se-Tanjungpinang dan undangan lainnya.

Rapat paripurna kali ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kota Otonom Kota Tanjungpinang yang berdasarkan pada Perda Kota Tanjungpinang Nomor 1 tahun 2012, tentang hari jadi Kota Otonom Tanjungpinang.

Suparno selaku Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, menceritakan kilas balik sejarah singkat berdirinya Kota Otonom Tanjungpinang. Sejarah perubahan status Kota Tanjungpinang dari kota administratif menjadi kota otonom. Diawali dengan terbitnya UU Nomor 22 Tahun 1999, tentang Pemerintah Daerah atau yang lebih dikenal UU Otonomi Daerah.

Setelah melalui perjuangan dengan memperhatikan makin pesatnya pembangunan pertumbuhan penduduk, serta tuntutan dari aspirasi masyarakat Kota Tanjungpinang. Maka Kota Tanjungpinang dipandang layak ditingkatkan statusnya menjadi kota otonom.

Kota Tanjungpinang sebelumnya adalah Ibu Kota Kabupaten Daerah Tingkat II Kepulauan Riau, Provinsi Riau saat itu, sejak 1983 berstatus kota administratif. Setelah Era Reformasi tahun 2000 diperjuangkan statusnya menjadi Kota Otonom. Maka terbitlah UU Nomor 5 tahun 2001, tentang bentukan Kota Tanjungpinang dan pada tanggal 17 Oktober 2001 Kota Tanjungpinang secara resmi menjadi Kota Otonom.

Kemudian 2004 Provinsi Kepulauan Riau terbentuk, dan terbentuklah dan terpilihlah Kota Tanjungpinang menjadi ibu kota Provinsi Kepulauan Riau hingga saat ini dan seterusnya. Berfikir Cerdas Bekerja Ikhlas Menuju Tanjungpinang Gemilang itulah Tema Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-15 Kota Otonom Tanjungpinang.

Maka dari itu, selanjutnya sudah menjadi tugas bersama, generasi masa kini, untuk terus mensyukuri, memelihara dan melanjutkan apa yang telah dicapai tersebut. Sebanyak yang telah tercapai, maka lebih banyak lagi yang harus diupayakan sebagai cita-cita pembangunan yang telah direncanakan.

Pencapaian cita-cita masa depan yang gemilang itu, harus terus di gesa dan tidak boleh berhenti. Arah dan tujuan yang yang akan dicapai sudah jelas, sebagai mana dinyatakan dalam visi Kota Tanjungpinang.

Kota Tanjungpinang secara fisik memang berkembang sangat luar biasa, tetapi mejadi masalah pertumbuhan kota yang begitu pesat. Ternyata masih perlu diimbangi oleh tingkat perkembangan bidang sosial budaya yang memadai. Seperti aspek kesehatan, pendidikan, dan pertumbuhan kesempatan bekerja bagi penduduk untuk mengetahui sejauh mana kemajuan program pembangunan bidang sosial budaya di Kota Tanjungpinang.

Satu momen istimewa di dalam penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) bagi Pemko Tanjungpinang, oleh BPK RI untuk kedua kalinya berturut-turut laporan keuangan Pemko Tanjungpinang memperoleh WTP pada tahun 2014 dan 2015 yang secara normatif adanya prestasi dalam bentuk laporan keuangan tersebut.

Kemudian pada tahun ini, Kota Tanjungpinang juga meraih Piala Adipura Buana, yakni penghargaan untuk katagori kota sedang dalam hal prestasi menjaga lingkungan. Anugerah ini juga yang di nanti-nanti oleh Tanjungpinang, karena dua tahun terakhir Kota Tanjungpinang gagal mendapatkan Piala Adipura.

DPRD sebagai mitra Pemko Tanjungpinang, mengucapkan selamat kepada Pemko Tanjungpinang. Dan pada kesempatan-kesempatan berikutnya, DPRD sebagai mitra Pemko Tanjungpinang dengan tetap pada tupoksi DPRD akan terus bermitra secara positif bersama Pemko Tanjungpinang.

Dalam kesempatan yang sama dalam pidatonya Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan dalam rentang waktu 15 tahun ini, Alhamdulillah telah banyak kemajuan yang telah dicapai. Namun momentum ini perlu dijadikan wahana refleksi untuk melakukan serangkaian evaluasi atas apa yang sudah terlaksana dalam pembangunan Kota Tanjungpinang.

Keberhasilan pembangunan itu dapat dilihat dari prioritas pembangunan yang telah dilaksanakan, yakni seperti bidang kesehatan yang terus meningkat baik dari tahun ke tahun. Kemudian pada pelayanan pendidikan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, serta memperluas dan pemerataan akses pendidikan.

Bisa dilihat saat ini, menunjukkan bahwa mutu pendidikan tergolong baik. Dari angka kelulusan terus meningkat, disetiap jenjang pendidikan di Tanjungpinang. Kemudian angka putus sekolah telah memenuhi target RPJMD, yaitu 0 persen untuk semua jenjang pendidikan.

Prestasi lainnya yang telah diraih pemko, yakni predikat penilaian BB (baik), Tanjungpinang merupakan nomor 1 terbaik di wilayah Sumatera. Predikat WTP atas Laporan Keuangan Daerah juga berhasil diraih Pemko Tanjungpinang.

Selain itu, peningkatkan pelayanan publik, yaitu dibentuknya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pembangunan 4 kantor Kelurahan dan 2 kantor Kecamatan. Atas peningkatan pelayanan tersebut Pemko Tanjungpinang dianugrahi Piagam Inovasi Administrasi Negara, sedangkan Kelurahan Batu 9 berhasil mewakili Provinsi Kepri dalam pemilihan Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional.

Dari aspek akuntabilitas, Pemko meraih predikat penilaian “BB” (baik) berdasarkan hasil evaluasi Kemepan-RB. Kemudian Pemko Tanjungpinang berhasil meraih opini WTP dari BPK-RI terhadap laporan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2014 dan 2015 berturut-turut.

Namun, dari keberhasilan pembangunan yang telah dicapai ini, Lis berpesan, untuk tidak berpuas diri, tetapi harus dapat dijadikan motivasi sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dimasa yang akan datang, semoga dengan semakin bertambahnya usia kota ini, setiap penyelenggaraan pemerintahan, Aparatur memegang teguh dan berkomitmen dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong untuk menghasilkan karya dan prestasi dalam mewujudkan Tanjungpinang yang sejahtera.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Kepri Reni Yusneli membacakan pidato Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Dalam penyampaian tersebut, Gubernur Kepri mengucapkan selamat kepada Pemko Tanjungpinang dalam momentum HUT Kota Otonom Tanjungpinang yang ke 15 ini, sudah banyak prestasi yang diraih Pemko Tanjungpinang dalam menjalankan pemerintahannya didaerah.

Selain itu, ia juga mengajak Pemko Tanjungpinang dan seluruh komponen masyarakat dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan serta tekat yang kuat, untuk mewujudkan cita-cita dalam memajukan provinsi kepri dan mensejahterakan masyarakat segera terwujud.

Kedepan, diharapkan adanya kerjasama lebih baik lagi antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan Pemko Tanjungpinang. Saat ini, Kota Tanjungpinang bukan hanya sebagai kota otonom saja melainkan juga ibukota Provinsi Kepri, tentu efek sebagai ibukota Provinsi harus dirasakan juga oleh Kabupaten/Kota lainnya di Kepri ini.

Secara umum, kata Reni Tanjungpinang sudah baik namun perlu meningkatkan pelayanan dan infrastruktur air bersih dan listrik lebih baik lagi. Agar investor yang ingin berinvestasi bisa masuk, seiring dengan meningkatkan potensi luar biasanya, yakni sebagai pusat budaya yang mempunyai pesona lokasi wisata religi.

Dengan ini, kami mengucapkan Dirgahayu Kota Tanjungpinang yang ke 15 tahun 2016. Semoga yang telah ditetapkan menjadikan Tanjungpinang yang sejahtera masyarakat dengan pemerintahan yang bersih, berakhlak mulia, akuntabel dan melayani segera terwujudkan.

Usai paripurna istimewa tersebut, Wakil Ketia I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mempunyai harapan kedepan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang. Selain menyampaikan jangan berpuas diri, apa yang telah dicapai hingga saat ini dan perlu digesa dalam tahun-tahun kedepannya.

Diharapkannya Tanjungpinang kedepan bisa meningkatkan lebih baik lagi kesejahteraan masyarakatnya. Bisa tercapainya infrastruktur lebih maju, fasilitas untuk publik tercipta dengan baik, dan lapangan pekerjaaan usia produktif juga bisa tercipta oleh Pemko Tanjungpinang untuk tahun berikutnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II DRPD Kota Tanjungpinang, Ahmad Dani juga mengatakan sebagai mitra bersama Pemko Tanjungpinang kedepan dalam bentuk pengawasan tentunya akan ditingkatkan. Selain itu, antara DPRD dan Pemko juga membuat komunikasi yang lebih baik lagi.

Kedepan disampaikan Dani, DPRD akan menggenjot masalah pendidikan ini. Menurutnya Pemko masih fokus pembangunan pendidikan di daerah kota. Diharapkan kedepan Pemko harus memikirkan pembangunan sekolah di daerah Dompak dan Senggarang.

Serta dalam memeriahkan HUT Kota Otonom Tanjungpinang ini, harap Dani kedepan perlu melibatkan lebih banyak lagi masyarakat Kota Tanjungpinang. Sehingga masyarakat bisa lebih tahu banyak sejarah terbentuknya Koto Otonom dan pembangunan kedepannya. (SK-RM)

Sidang Paripurna HUT Kota Otonom Tanjungpinang Ke-15

Tags: , , , , , , ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

banner 740x400

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan