banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Mesum, Dua Sejoli Sejenis Bikin Heboh Orang Sekampung

Mesum, Dua Sejoli Sejenis Bikin Heboh Orang Sekampung
Kedua pelaku RP (30) dan AT (27) saat berada di Polsek Kundur, Kabupaten Karimun. (Foto : Polsek Kundur)


Mesum, Dua Sejoli Sejenis Bikin Heboh Orang Sekampung
– Pelaku Ternyata Keterbelakangan Mental.

SIJORIKEPRI.COM, KARIMUN — Belum lama ini, warga Kundur, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, dihebohkan beredarnya video mesum dua sejoli sejenis di media sosial. Video ini membuat warga marah. Dan minta aparat polisi segera mengusut dan mengamankan pelaku.

Alhasil, polisi pun berhasil mengamankan pelaku. ”Kita telah mengamankan pelaku,” kata Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto, Selasa, (17/9/2019).

Identitas pelaku yang sama-sama berjenis kelamin pria ini, adalah RP (30) dan AT (27), keduanya warga Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur.

Polisi, katanya, belum bisa mengambil langkah selanjutnya terhadap pelaku. Ada apa? Usut punya usut, ternyata pelaku merupakan orang keterbelakangan mental. Untuk mengetahui kejiwaan kedua orang tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Puskesmas Tanjung Batu. Kita minta untuk mendatangkan dokter untuk memeriksa kejiwaanya. Untuk sementara mereka diamankan di Polsek guna pemeriksaan.

”Sebelum diambil tindakan, mental pelaku terlebih dulu dicek. Jika benar keterbelakangan mental, pihak keluarga mereka akan kita panggil,” katanya.

Kejadian hubungan mesum itu mereka lakukan pada hari minggu tanggal 15 September 2019 sekira pukul 11.30 WIB di belakang rumah kosong, jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur.

Mereka diamankan di rumah masing-masing, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Kundur untuk diperiksa, Ironisnya mereka ternyata mengalami keterbelakangan mental.
“Iya keduanya sudah kita amankan. Setelah kita periksa, ternyata kedua orang tersebut mengalami keterbelakangan mental. Selanjutnya kita panggil kedua orang tuanya untuk mendampingi dan mengetahui kondisi yang sebenarnya,” terangnya.

Menurut orang tua AT, mengakui jika anaknya mengalami keterbelakangan mental sejak kecil. Dan menurut dari keterangan dokter, bahwa AT ada memiliki keterbelakangan mental, sedangkan untuk RP punya riwayat Autis sejak kecil.

“Itu dibenarkan oleh orangtuanya dan tidak pernah dibawa konsultasi dengan dokter, karena keadaan orang tua sendiri tidak mampu,” papar Kapolsek Kundur Kompol Endi Endarto. (Wak Fik)

Click to rate this post!

[Total: 0 Average: 0]

Tags: , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan