banner 740x400

banner 740x400

Nurdin Diminta Copot Pejabat “BIRO HUMAS dan PROTOKOL KEPRI”

Nurdin Diminta Copot Pejabat “BIRO HUMAS dan PROTOKOL KEPRI”
Orasi Massa Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK), sebelum berorasi di Perkantoran Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang. (Foto : Zekma)
– Masyarakat Diterima Gubernur Nurdin, Sekdaprov dan Muspida Kepri.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) benar-benar membuktikan bahwa mereka tidak main-main menyuarakan aspirasi ke Kantor Gubernur Kepri, Senin, (19/03/2018).

Meski banyak pihak mengklaim aksi demo ini batal dilaksanakan, FKMPK tidak mempersoalkan. Bahkan, secara kompak, wadah ini menghadirkan ratusan warga ke Kantor Gubernur Kepri.

”Kita membuktikan, FKMPK tidak main-main. Kita bukan untuk menggulingkan Pak Gubernur Nurdin. Kita hanya ingin mengingatkan saja. Jika banyak pihak mengklaim FKMPK tidak jadi menggelar aksi, ini jawabannya. Ratusan warga kita hadirkan,” tegas Ketua FKMPK, Andi Cori Fatahuddin, disela-sela aksi demo.

Ada 36 keprihatinan yang disampaikan ke Gubernur Nurdin. Salah satu keprihatinan, tertuju Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri. Tidak saja kepala bironya, Pejabat Eselon 3 dan 4 di lembaga “Penyambung Lidah” Pemprov Kepri ini dinilai tidak mampu.

”Kita tidak paham tugas mereka. Yang kita lihat, ada pejabat Eselon 3 tak ubah bertugas seperti Pejabat Eselon 2. Ada apa ini? Apakah pejabat Eselon 3 tersebut kebal ?,” kata Andi Cori.

Oleh karena itu, FKMPK meminta Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mengambil tindakan tegas. Usulan FKMPK, minta Gubernur Kepri mencopot pejabat tersebut.

OPD Pemprov Kepri lainnya yang ikut disorot FKMPK, adalah Dinas Pendidikan Kepri, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, BLH dan Disnaker Kepri.

”Pak Gubernur, ada beberapa pejabat di OPD yang kami sebutkan ini, terkesan tidak maksimal bekerja. Tolong ditinjau ulang pengangkatannya,” ujarnya.

Demo FKMPK, juga diwarnai miskomunikasi antara pihak kepolisian dan masa. Pihak kepolisian nyaris membubarkan masa, karena izin yang dikeluarkan adalah dialog bersama gubernur.

Sementara, sebelum dialog, masyarakat terlebih dulu berorasi di depan Aula Kantor Gubernur Kepri. Beruntung, Gubernur Nurdin Basirun langsung mempersilahkan masyarakat masuk aula. Akhirnya, dialog terjadi antara masyarakat dan Gubernur beserta OPD, Sekdaprov TS Arif Fadillah, unsur pimpinan daerah dan sebagainya.

Dalam orasi, secara tertib masyarakat bergantian menyampaikan aspirasinya. Orasi yang diberikan sama dengan sikap keprihatinan yang telah disiapkan sebelumnya.
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menyambut positip aksi masyarakat yang terhimpun dalam FKMPK. Buktinya, Nurdin mengaku rela menunda acara BKKBN yang digelar di Pemprov Kepri.

”Demi masyarakat, saya tunda acara BKKBN. Semua undangan, seperti dari TNI/Polri, DPRD, dan sebagainya, kita arahkan bertemu masyarakat,” kata Nurdin di hadapan masa yang hadir.

Aspirasi masyarakat yang tertuang dalam sikap keprihatinan, kata Nurdin, akan dipelajari. Jika nantinya ada yang harus ditinjau ulang, tentu akan dilakukan peninjauan ulang.

”Saya menjalankan tugas ada aturannya. Saya akan terima sikap keprihatinan masyarakat,” katanya. (zek)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan