banner 740x400

banner 740x400

Pedagang Dabo Singkep “di BERI PENYULUHAN BAHAYA FORMALIN”

Pedagang Dabo Singkep “di BERI PENYULUHAN BAHAYA FORMALIN”
Saat kegiatan Dinas kesehatan Provinsi Kepri, melakukan pengambilan sample di pasar Dabo Singkep. (Foto : Istimewa)

SIJORIKEPRI.COM, DABO SINGKEP — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, bagian kesehatan lingkungan kesehatan jasmani dan olah raga, mendampingi Dinas kesehatan Provinsi Kepri, melakukan pengambilan sample makanan produksi masyarakat siap saji, di pasar ikan dan pasar sayur, Dabo Singkep, Selasa, (09/05/2017).

Staf Keslingkesjaor, Edwin, mengatakan, kita dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga hanya mendampingi saja. yang punya kegiatan Dinas kesehatan Provinsi, yakni Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP).

Katanya lagi, pengambilan sample ini sifatnya hanya untuk kajian saja, yang tentunya juga untuk menilai apakah ada penggunaan beberapa zat yang terlarang, seperti pemakaian borak dan formalin.

“BTKLPP hanya mengambil sample, berikutnya dilakukan kajian yang hasilnya akan ada tiga hari ke depan. Dan pengambilan sample ini, untuk menelaah apakah ada penggunaan zat kimia yang di larang seperti, borak dan formalin. Karena, makanan seperti tahu dan tempe bisa langsung di konsumsi oleh masyarakat,” terangnya.

Selain pengambilan sample ini, lanjut Edwin, sekaligus dilakukan pemantauan kebersihan lingkungan. Yang dalam beberapa waktu kedepan, akan dilakukan sosialisasi terhadap para penjual dan produksen, tentang bahaya pemakaian formalin dan borak untuk pembuatan makanan. Dan kita dari Dinas kesehatan Kabupaten Lingga, juga memilki program yang sama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. (SK-Pus)

Tags: ,
banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM
banner

banner 728x90

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan