banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Pelabuhan Sri Bintan Pura Sudah Mulai “TRANSAKSI E-PASS”

Pelabuhan Sri Bintan Pura Sudah Mulai “TRANSAKSI E-PASS”
Launching E-pass untuk memasuki wilayah Pelabuhan Sri Bintan Pura oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, dan didampingi Gendral Meneger PT Pelindo I Wayan Wirawan. (Foto : Wak Rev)


Pelabuhan Sri Bintan Pura Sudah Mulai “TRANSAKSI E-PASS”
– Pertama di Kepri.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — PT Pelindo 1 Launching E-pass untuk memasuki wilayah Pelabuhan Sri Bintan Pura. Acara tersebut, ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, dan didampingi Gendral Meneger PT Pelindo I Wayan Wirawan, bertempat di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Jum’at, (08/06/2018).

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan soft launching penggunaan uang elektronik atau transaksi non tunai di Pelabuhan Sri Bintan Pura ini,” ucap Gendral Meneger PT Pelindo 1, I Wayan Wirawan.

Untuk mengenai pemberlakuannya, Wayan menambahkan, satu bulan kedepan pihaknya masih menggunakan dua sistem untuk memasuki wilayah Pelabuhan Sri Bintan Pura, dengan sistem tunai dan non tunai, sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami cara penggunaannya.

“Pemberlakuannya mulai hari ini dan satu bulan kedepan, kita masih menggunakan sistem tunai dan non tunai, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami apa itu uang elektronik,” jelasnya.

Selain itu, Wayan berharap kedepannya untuk memasuki area wilayah pelabuhan, pihaknya akan meningkatkan menjadi Uang Elektronik semua. Mulai dari E-Pass, E-Tiket, E-food, dan E-Parking, sehingga menjadi Full Smart Terminal.

“Harapan kita kedepanya, di Pelabuhan Sri Bintan Pura ini, akan kita tingkatkan untuk menggunakan uang elektronik semua. Agar pelabuhan ini menjadi pelabuhan smart terminal dan di Kepri, baru pelabuhan ini pertama kali yang menggunakan uang elektronik,” ujarnya

Sementara itu, dari pihak Bank Indonesia mensupport penuh dalam sistem uang elektronik, karena lebih efesien dalam transaksi-transaksi dan sangat menguntungkan bagi pemerintah daerah setempat.

“Kita sangat mensupport dengan adanya sistem seperti ini, di samping lebih efesien dalam melakukan transaksi juga menguntungkan bagi pemerintah setempat (Pemda, red). Karena setiap orang masuk ke pelabuhan uangnya langsung masuk bank. Jadi jika Pak Walikota ingin melihat berapa penghasilan dari pelabuhan sudah langsung kontek ke bank disana akan terlihat pendapatan harian dari pelabuhan,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Gusti Raizal Eka Putra.

Saat ini PR kita, lanjut Gusti Rizal, adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih memahami apa itu E- Money atau uang lektronik, apa itu kartu debit dan apa itu kartu kredit. Sosialisasi tersebut akan dilakukan bersama pemerintah kota, provinsi dan kabupaten. Karena Menteri dalam Negeri sendiri sudah memerintahkan untuk menerapkan transaksi non tunai.

“Mulai dari tahun 2018 APBD harus menggunakan transaksi non tunai,” pungkasnya. (Wak Rev)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan