banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah “MASIH ADA SEPERTI MOS”

Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah “MASIH ADA SEPERTI MOS”
kegiatan penyerahan siswa dari orang tua ke sekolah, merupakan salah satu dari pelaksanaan PLS di SMA Negeri1 Singkep. (Foto : Puspandito)

LINGGA (SK) — Masa Orientasi Sekolah (MOS) tidak perbolehkan lagi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan diganti dengan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang pelaksanaannya selama tiga hari. Tapi di Kecamatan Singkep, masih ada beberapa sekolah menengah yang melaksanakan PLS layaknya MOS.

Dalam aturan Kemendikbud telah mengatur untuk pelaksanaan PLS. Dalam kegiatan PLS, tindak diperbolehkan latihan baris-berbaris yang melibatkan instansi terkait. Dalam kegiatan PLS, juga tidak boleh melibatkan senior (OSIS).

Namun, dalam pantauan Sijori Kepri masih ditemukan beberapa sekolah yang melaksanakan layaknya MOS, yakni, memakai nama nama didada menggunakan karton yang cukup besar. Bahkan, dari informasi yang diterima ada siswa baru yang membawa makanan untuk senior dan lain sebagainya. Sepertinya, beberapa sekolah tidak mengetahui secara benar untuk pelaksanaan PLS tersebut.

Staff khusus Bupati Lingga, Bidang Hukum dan Pemerintahan, Rudi Purwonugroho SH, saat melakukan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah menengah di Dabo Singkep, menuturkan, banyak sekolah menengah yang tidak memahami secara benar tentang pelaksanaan PLS. Ini karena lambatnya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengeluarkan surat edaran, dan juga tidak adanya sosialisasi, sehingga pelaksanaan PLS disekolah tidak seperti yang telah ditetapkan.

“Hal ini dikarenakan lambannya Disdikpora mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan PLS. Sehingga, banyak sekolah yang belum mengetahui secara benar dalam melaksanakan PLS,” ujarnya, disela-sela peninjauan PSB di sekolah-sekolah menengah di Dabo Singkep, Senin, (18/07/2016).

Selain itu, lanjut Rudi, tidak adanya pemantauan dari Anggota Komisi III DPRD Lingga disekolah-sekolah di Dabo Singkep. Sementara, dari Dinas Pendidikan ada beberapa sekolah saja yang pantau, itu pun hanya satu orang. Seharusnya, Dinas Pendidikan menggandeng Komisi III untuk melakukan pemantauan ke sekolah-sekolah, guna mengetahui pelaksanaan PLS.

“Kita sangat sayangkan tidak adanya pemantauan dari Anggota DPRD yang membidangi Pendidikan, untuk melakukan pemantauan disekolah-sekolah di Dabo Singkep. Selain itu, Disdikpora seharusnya melakukan pemantauan, bukan hanya satu orang,” tandasnya. (SK-Pus)

Tags: , , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan