banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Pemandu Lagu The Exotic Pub & KTV Dijual ke Pria Hidung Belang

Pemandu Lagu The Exotic Pub & KTV Dijual ke Pria Hidung Belang
Para Pelaku Praktik prostitusi perdagangan orang (traficking) di The Exotic Pub & KTV, Kota Batam. (Foto : Humas Polda Kepri)


Pemandu Lagu The Exotic Pub & KTV Dijual ke Pria Hidung Belang
– Pelakunya Pengelola The Exotic Pub & KTV.
– Aparat Amankan General Manager dan Manager.

SIJORIKEPRI.COM, BATAM — Praktik prostitusi perdagangan orang (traficking) terjadi di tempat hiburan malam, The Exotic Pub & KTV, Kota Batam. Para pekerja perempuan atau lebih dikenal dengan wanita pemandu lagu pub ini, diduga dijual ke pria hidung belang.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs S Erlangga, dalam keterangan persnya, Selasa, (6/8/2019), mengatakan, pelakunya diduga dilakukan oleh pengelola The Exotic Pub & KTV. Aparat telah mengamankan General Manager dan Manager.

Pengungkapan kasus ini, berawal informasi tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang yang terjadi di The Exotic Pub & KTV, Lubuk Baja, Kota Batam, dengan melibatkan para pekerja perempuan (pemandu lagu) sebagai korban.

Kemudian, aparat melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, Jumat, (2/8/2019). Dan ditemukan adanya seorang pekerja perempuan (pemandu lagu) Inisial A, yang telah melayani tamu dengan cara melakukan hubungan seksual di kamar L Hotel Nomor 307.

Dalam proses penyidikan, ditemukan fakta adanya modus operandi eksploitasi dari pengelola The Exotic terhadap perempuan yang bekerja pada tempat tersebut.

”Pihak pengelola memanfaatkan korban untuk memberikan servis kepada tamu, sehingga memperoleh keuntungan dengan menetapkan tarif charge pemandu lagu dan GRO (Guest Relation Officer) atau pelayan, serta sistem bagi hasil,” kata Erlangga.

Pengelola The Exotic Pub & KTV menawarkan paket minuman dengan free 1 (satu kamar hotel), dimana hotel dengan The Exotic masih dalam satu manajemen dalam perusahaan PT UMBJ. Sehingga diperoleh fakta bahwa paket free hotel dijadikan sebagai modus dalam menjalankan praktek prostitusi.

Akhirnya, penyidik mengamankan 2 (dua) orang sebagai tersangka dengan Inisial AJ (Selaku General Manager L Hotel dan The Exotic Pub & KTV) dan Inisial AH (Selaku Manager KTV The Exotic). Untuk Korban berjumlah 6 (enam) orang dan telah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Ada pun barang bukti yang diamankan, sebut Erlangga, 1 (satu) kondom bekas pakai merek Sutra dengan bungkus warna hitam, Uang tunai sejumlah Rp 2.650.000 (dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah), 1 (satu) bundel bukti pembayaran bill tamu The Exotic Pub & KTV, 1 (satu) lembar voucher nomor 00000072 The Exotic Pub & KTV dengan nomor Vip 205, dan 1 (satu) lembar bukti check in kamar L Hotel Nomor 307.

”Barang bukti lainnya yang turut diamankan, 1 (satu) buku catatan titipan GRO warna hijau, 1 (satu) kartu kunci kamar L Hotel Nomor 307 dan 1 (satu) lembar menu paket minuman The Exotic Pub & KTV,” kata Erlangga.

Pasal yang dikenakan terhadap pelaku, tambahnya, adalah Pasal 2 dan Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman paling singkat 3 tahun paling lama selama 15 (lima belas) tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp. 120.000.000 (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling banyak senilai Rp. 600.000.000 (enam ratus juta rupiah).

Konferensi Pers pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang ini, dihadiri Wadir Reskrimum Akbp Arie Dharmanto S.Sos SIK, Kasubdit IV Ditreskrimum Kompol Dhani Catra Nugraha SH SIK MH dan Kaur Mitra Bidhumas Polda Kepri AKP. Syarifuddin SH. (Wak Zek/R)

Tags: , ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan