banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

Pengawas Disnaker Kepri Datangi “RESTORAN WARUNG YEAH LAGOI”

Pengawas Disnaker Kepri Datangi “RESTORAN WARUNG YEAH LAGOI”
Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri. (Foto : Tim)


Pengawas Disnaker Kepri Datangi “RESTORAN WARUNG YEAH LAGOI”
– Terkait Pelanggaran UU Tenaga Kerja.

SIJORIKEPRI.COM, BINTAN — Restoran “WARUNG YEAH” Kawasan Wisata Lagoi yang dikelola oleh PT Sinar Panen Makmur Lestari, didatangi Tim Pengawas dari Disnaker Kepri, terkait Pelanggaran Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mempekerjakan pekerja dengan 12 jam kerja tanpa adanya hitungan lembur.

Hasil dari pemeriksaan pengawas (Disnaker, Red) memang benar perusahaan yang dikelola oleh PT Sinar Panen Makmur Lestari, mempekerjakan pekerja melebihi waktu kerja normal, yaitu 12 jam/hari, tanpa dibayar upah kelebihan jam.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu, melalui Kabid Pengawasan KK Up. Seviyandi Bakar, di Kantornya, Jum’at, (03/08/2018).

Selain itu, ditambahkan tim pengawas lainnya, yakni, Nanang dan Hendro, bahwa untuk masalah pemotongan uang makan sebesar Rp 800.000,- dari pihak perusahaan, memang memotongnya. Dengan alasan Rp 300.000,- untuk membayar uang sewa rumah yang dimiliki perusahan, dan pemotongan Rp 500.000-, untuk uang makan, karena pekerja tidak ditanggung makan.

“Namun kesalahan perusahaan tidak menuangkan dalam perjanjian kontrak, hanya perjanjian lisan,” kata Nanang.

Bertepatan tanggal 1 Agustus 2018, lanjut dua pria itu, tim pengawas minta, agar perusahaan mengikuti semua perundang-undangan ketenagakerjaan, dengan ketentuan yang berlaku, yakni, UU No 13 tahun 2003.

“Pihak perusahan akan mempekerjakan pekerja 8 jam/hari dan 5 hari kerja 2 hari libur dalam seminggu. Untuk uang makan, pekerja hanya diberikan makan 1 kali dan tidak dipotong uang makan menurut perjanjian dari perusahaan,” ungkapnya.

Untuk pembayaran upah lembur, lanjutnya, dimana selama ini tidak dibayarkan, pihak perusahan akan menyelesaikan dengan pihak pekerja.

“Upah lembur akan diselesaikan oleh perusahaan kepada pekerja,” katanya.

Terkait permasalahan ini, Kabid Pengawasan, Seviyandi, menegaskan, pihaknya akan memantau dalam perkembangan yang terjadi, agar kejadian ini tidak terulang lagi.

“Perusahan tersebut akan kita pantau terus dalam perkembangannya. Karena kita sudah memberikan Nota 1, yaitu pemeriksaan terkait permasalahan. Jika perusahan masih melakukan hal yang sama, kita akan memberikan Nota 2. Jika tidak juga ditanggapi, kita akan memberikan sanksi yang berlaku,” tegasnya.

Ditempat yang terpisah, Yuda Yehuda, selaku Owner PT Sinar Panen Makmur Lestari, saat dikonfirmasi masih dalam keadaan sibuk, seolah-olah enggan memberikan komentar terkait permasalahan ini. (Tim)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner 740x400

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan