banner 740x400

banner 740x400

Pertumbuhan Ekonomi Kepri “TERENDAH DALAM 6 TAHUN TERAKHIR”

Pertumbuhan Ekonomi Kepri “TERENDAH DALAM 6 TAHUN TERAKHIR”
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Semester I Tahun 2012-2017. (Foto : Untung/Munsyi Bagus Utama)
– Kepri Duduki Peringkat Ke 33.

SIJORIKEPRI.COM, TANJUNGPINANG — Target (PE) Pertumbuhan Ekonomi Kepri 2017 (RPJMD Kepri), sebesar 5,85 %, namun dengan capaian PE Kepri pada triwulan II 2017, yang hanya 1,04 %, dan semester I/2017 hanya 1,52 %, maka target RPJMD untuk 2017 sebesar 5,85 % nampaknya tidak mungkin lagi bisa dicapai. Dari grafik dapat dilihat PE Kepri pada triwulan II 2017 dan semester I/2017 menduduki peringkat 33 secara nasional.

“Pertumbuhan Ekonomi Y on Y dan PDRB Konstan 2010, triwulan II 2012-2017 dan Pertumbuhan Ekonomi C to C dan PDRB Konstan 2010, semester I 2012-201, adalah yang terendah dalam 6 tahun terakhir,” ungkap Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, didampingi Kasi Diseminasi dan Layanan Statistik BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Kepulauan Riau, Nur Ihklas, di Ruang Video Conference, Lantai I, Kantor BPS Kepri, Jalan ahmad Yani No 21, Tanjungpinang, Senin, (07/08/2017).

Panusunan menambahkan, rendahnya PE Kepri Triw II/2017, disebabkan oleh menurunnya pertumbuhan 3 sektor utama, yaitu sektor industri pengolahan yang turun 0,44 % dengan peran sebesar 36,62%, sektor konstruksi turun 0,06 % dengan peran 17,70 %, dan sektor pertambangan/penggalian turun 4,32 % dengan peran 14,36 %. Secara total, share ketiga sektor tersebut mencapai 68,68 %.

“Ada apa dengan sektor Konstruksi pada Triwulan ke II/2017 yang turun 0,06 %
dibandingkan Triwulan II/2016. Perlu kajian mendalam,” imbuhnya.

Potret atau performa yang sama pada pertumbuhan Triwulanan, katanya lagi, juga tampak secara semesteran, dimana pertumbuhan sektor industri pengolahan mempengaruhi geliat PE Kepri.

Dari grafik, tampak jelas bahwa PE Kepri sangat dipengaruhi oleh geliat atau performa sektor Industri Pengolahan. Bila sektor tersebut menurun atau melambat, maka PE Kepri juga akan mengalami penurunan atau perlambatan. Sejak 2012, geliat sektor Industri pengolahan terus menunjukkan perlambatan yang pada 2017 mengalami penurunan.

“Performa sektor industri pengolahan pada 2017 adalah yang terburuk dalam 7 tahun terakhir, dan ITK (Indeks Tendensi Konsumen) 2017 adalah yang terendah dalam 5 tahun terakhir,” sebutnya.

Dari sisi pengeluaran, lanjutnya, penyumbang terbesar terhadap PDRB Kepri adalah Investasi (PMTB), tetapi mengalami penurunan sebesar 2,20%. Kemudian APBD yang diharapkan sebagai stimulan, nampaknya belum dapat memainkan perannya sebagai stimulan perekonomian Kepri yang ditandai dengan menurunnya konsumsi pemerintah yang cukup signifikan, yaitu 6,66 % pada Triw II/2017.

Sama seperti pada fenomena Triwulan II/2017, juga tampak pada semester I/2017, dimana APBD belum berbuat banyak dan bahkan mengalami penurunan daya serap seperti terlihat pada slide. (SK-MU/R)

 

Tags: ,
banner 740x400

banner

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

banner 740x400

LAGU SPECIAL UNTUK PEMBACA SIJORI KEPRI

SIJORIKEPRI.COM - TERVERIFIKASI DEWAN PERS

DEWAN PERS - VERIFIKASI MEDIA SIJORI KEPRI.COM banner 740x400

banner

banner

banner

banner

banner

banner 728x90

banner

banner

Subscribe

Ikuti Perkembangan berita terbaru dan terlengkap langsung ke email anda, silahkan berlangganan berita kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan